Home Ekonomi Tutup Acara GKP, Panglima TNI Bicara Soal Ekonomi Kreatif

Tutup Acara GKP, Panglima TNI Bicara Soal Ekonomi Kreatif

Jakarta, Gatra.com - Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menutup acara "Gebyar Karya Pertiwi", GKP 2019 dan "Military Attache Spouses Culture" di Balai Sarbini, Tebet, Jakarta Selatan pada Jumat (15/11). Acara tahunan yang sudah digelar dua kali itu telah diselenggarakan sejak Rabu (13/11).

GKP menampilkan produk dari beragam budaya Indonesia seperti baju, pernak-pernik, hingga kuliner. Selain budaya Indonesia, juga menampilkan kebudayaan dari negara tetangga. 

Hadi mengatakan, ia bangga melihat pameran budaya dari Indonesia. Salah satu yang membuatnya terkesima, kesenian tradisional Indonesia di luar negeri selalu disambut dengan antusias.

"Kesenian kita dilandasi dari berbagai nilai luhur dan kearifan lokal, sehingga sangat menarik untuk dipelajari maupun dinikmati. Kewajiban kita sebagai bangsa, melestarikan budaya kita sendiri," kata Hadi dalam sambutannya di Balai Sarbini, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (15/11).

Produk budaya yang dijajakan itu akan berdampak terhadap perekonomian bangsa. Hadi menyebut, adanya acara ini diharapkan mampu menghidupkan ekonomi kreatif Indonesia. Menurutnya, dalam pemasaran produk kreatif memang sudah harus memanfaatkan teknologi yang semakin canggih. Sebab, semua hal sudah beralih ke ranah digital. Itu akan lebih memudahkan para penjual maupun pembeli.

"Kita ingat dan kita ketahui bahwa jumlah penduduk Indonesia yang lebih dari 260 juta jiwa adalah pasar yang sangat potensial," tuturnya. 

Hadi melanjutkan, Indonesia harus menerapkan ekonomi kerakyatan yang memiliki kekuatan sangat besar serta membuat Indonesia dapat bertahan dari krisis ekonomi.

"Jumlah penduduk yang besar akan dapat menyerap produksi dalam negeri sebesar apapun itu. Di situlah sebetulnya kekuatan Indonesia yang dapat mencukupi dirinya sendiri," tandasnya. 

107