Home Milenial Guru Diharapkan Jadi Tonggak Penggerak Perubahan

Guru Diharapkan Jadi Tonggak Penggerak Perubahan

Jakarta, Gatra.com -  Menjelang Hari Guru Nasional dan Hari Ulang tahun (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-74 guru diharapkan bisa terus menjadi tonggak penggerak perubahan.
 
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi saat ditemui dalam Upacara dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
 
Unifah menilai dengan kemajuan jaman saat ini, banyak pihak menilai bahwa peran guru bisa saja tergantikan dengan teknologi. Namun, Unofah mengatakan hal tersebut tidak akan terjadi jika para guru memiliki sifat-sifat khusus dalam setiap kegiatan belajar mengajar di kelas.
 
Guru yang bagaimana yang tidak bisa tergantikan?  "Tentu Guru yang selalu mencintai pekerjaannya, lalu guru yang selalu memberikan motivasi, guru yang bisa mengajak siswa untuk berpikir. Itu yang tidak tergantikan dari guru," ungkap Unifah saat ditemui di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Jumat (22/11).
 
Lebih lanjut Guru juga harus bisa menanamkan nilai yang para siswa tidak bisa dapatkan di kesehariannya. Dan itu bisa didapatkan dari berbagai sumber. Dalam kesimpulannya, Unifah menilai Guru ke depan harus bisa menjadi manajer pembelajaran yang menarik bagi siswa.
 
Intinya bagaimana guru bisa menjadi manajer pembelajaran yang menarik, bagi siswa menanggapi perkembangan semua ini. Juga, Guru harus mencintai NKRI. "Guru juga harus mengedepankan toleransi dan sebagainya," jelas Unifah.
 
Ditanyai mengenai kesejahteraan guru, Unifah juga mengapresiasi peran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makariem yang ingin menggodok aturan untuk penghasilan minimum yang layak bagi guru.
 
"Ini luar biasa karena selama 20 tahun kita perjuangkan soal ini. Kemudian ada PPPK sesama honorer, jadi ada saluran-saluran bagi di tingkat nasional maupun Pemda. Itu yg harus terus di dorong," pungkasnya.
321