Home Politik Di Kroasia, Cak Imin Bahas Global Sustainable Development

Di Kroasia, Cak Imin Bahas Global Sustainable Development

Zagreb, Gatra.com-Kongres partai politik anggota Parlemen Eropa (European People's Party) akan resmi ditutup hari ini. Dalam pertemuan selama tiga hari di Zagreb, Kroasia sejak 19 November. Indonesia diwakili oleh Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan dihadiri lebih dari 40 negara dan partai.

Kongres ini secara khusus membahas isu Global Sustainable Development atau lingkungan hidup.

Sebagai perwakilan dari Indonesia, Cak Imin yang juga Ketua Umum PKB ini mengusung tiga agenda utama, yaitu meluruskan pandangan keliru tentang sawit Indonesia, emisi karbon, serta sampah plastik.

"Dalam sessi perbincangan dengan para ketua umum partai, terutama dari negara maju (Jerman, Perancis, Italia dan Belanda) saya sampaikan permintaan agar jangan sampai ada lagi perusahaan di negara mereka yang mengekspor sampah plastik atau limbah B3 ke Indonesia. Kita ini sudah jadi penyumbang kedua terbesar dunia untuk sampah plastik di laut, sekitar 187 juta ton. Jangan ditambahi lagi dari negara Eropa," ujar Cak Imin di Kroasia, melalui rilis yang diterima Gatra.com, Sabtu (23/11).

Ia berujar, kasus ditemukannya 428 kontainer berisi sampah plastik di Pelabuhan Tanjung Priok beberapa waktu lalu membuktikan, ekspor sampah plastik dan limbah B3 dari negara Eropa tetap jalan. Kontainer itu berasal dari Jerman, Inggris, Italia, Perancis, Belgia, Amerika, Australia dll. Jadi ya direekspor balik ke negara asalnya.

"Mari kita saling jaga saja. Negara Eropa, Asia dan Amerika semua punya kontribusi dalam perusakan lingkungan. Dan mereka memahami keberatan saya itu," tuturnya

Menurutnya, teknologi pengolahan sampah plastik sebetulnya ada yang murah dan sederhana. Bisa dipakai orang desa untuk usaha.

"Saya minta kader PKB di Kementerian Desa untuk mendorong agar Bumdes-bumdes masuk ke usaha pengolahan sampah plastik ini. Sepanjang ada off-takernya, bisnis ini menguntungkan kok. Jadi komersialnya ya dapet, soal lingkungannya juga dapet. Dunia akhirat dapet semua," tutup Cak Imin

114