Home Hukum Kompolnas: Polri Jadi Target Teroris, Konsekuensi Logis

Kompolnas: Polri Jadi Target Teroris, Konsekuensi Logis

Jakarta, Gatra.com - Komisioner Kompolnas, Andrea Hynan Poeloengan menilai penyerangan kelompok teroris kepada pihak kepolisian bukan sesuatu yang aneh karena hal tersebut sudah menjadi konsekuensi pekerjaan polisi.

"Kalau kita lihat kenapa polisi jadi sasaran, saya pikir itu konsekuensi logis karena polisi berhadapan langsung dengan masyarakat dalam bidang penindakan hukum," kata Andrea di Kedai Sirih Merah, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11).

Komisioner Kompolnas ini mengatakan bahwa kepolisian terus bergerak dalam mempersempit ruang gerak dan melakukan penangkapan terhadap anggota teroris di Indonesia termasuk aksi balas dendam teroris ditargetkan kepada anggota polisi.

"Yang namanya pembalasan itu memang konsekuensi, tapi kalau penanganan polisi enggak bisa sendiri," ujar Adrian.

Andrea menambahkan kepolisian masih cukup kesulitan dalam mendeteksi teroris tanpa kelompok seperti lone wolf yang lolos dari pantauan kepolisian. "Mereka (polisi) ada Bhabinkamtibmas, tapi tidak bisa mendeteksi indikasi lone wolf yang hanya terinspirasi. Tapi (teroris lone wolf) ini tujuannya mengungkapkan kebenciannya kepada polri dalam penegakan hukum," katanya.

357