Home Politik Persiapan Sudah 90%, PA 212 Klaim Sudah Kantongi Izin

Persiapan Sudah 90%, PA 212 Klaim Sudah Kantongi Izin


Jakarta, Gatra.com - Persiapan reuni akbar Persatuan Alumni 212 (PA 212) disebut sudah mencapai 90 persen. Reuni yang akan berlangsung di silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12) mendatang, itu disebut sudah mengantongi izin dari aparat kepolisian.

"Alhamdulillah, hingga kini persiapan panitia Maulid Agung dan Reuni Mujahid 212 hampir mencapai 90 persen. Sejumlah perizinan dan rekomendasi telah dikantongi panitia. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mempermudah urusan ini, khususnya Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya," kata Ketua Panitia, Awiet Masyhuri saat konferensi pers di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (29/11).

Awiet melanjutkan, sejak awal pihaknya meyakini tidak ada persoalan dalam menggelar acara tersebut. Sebab menurutnya, tujuan kegiatan ini adalah untuk merekatkan kembali persatuan bangsa, khususnya umat Muslim Indonesia. Kendati ia menegaskan bahwa acara tersebut tak tersekat golongan tertentu.

"Acara ini terbuka untuk anak bangsa, semua kalangan, sehingga tak ada alasan untuk menghalang-halangi, apalagi bertindak berlebihan, melakukan aksi-aksi menggalang opini dan kekuatan publik untuk menggagalkan acara ini," ungkapnya.

Acara itu akan dibantu oleh 450 tenaga kebersihan dari panitia. Angka itu belum termasuk relawan dari komunitas-komunitas. Selain itu, jumlah pengamanan mencapai 8 ribu orang, dengan rincian 3 ribu dari laskar Laskar Pembela Islam (LPI) yang merupakan organisasi sayap FPI dan 5 ribu orang dari laskar Islam gabungan.

Sekretaris Steering Committee (SC) acara, Slamet Maarif menyebut, pihaknya meyakini betul sedikitnya sejuta orang akan hadir dalam acara itu. Diharapkan, acara itu justru bisa bertambah berkali-kali lipat, seperti kalkulasi yang pernah dilakukan pihaknya pada reuni sebelumnya.

"Tahun kemarin tuh cuma 4,3 juta orang versi kami kurang lebih itu, tapi kemudian berdasarkan laporan yang masuk ada 13,4 juta orang," ujar dia.

Adapun rangkaian kegiatannya, dimulai dari salat tahajud bersama pada Senin (2/12) pagi pukul 02.30, istighasah, salat subuh berjamaah, dzikir, pembacaan kitab dalam refleksi Maulid Nabi, sambutan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan tausyiah dari ulama. Acara diperkirakan selesai pukul 20.30 WIB.

Saat ditanya apa jaminan acara itu akan berjalan tertib dan tak ada insiden seperti reuni sebelumnya, Slamet memang tak bisa menjamin tak ada provokator. Sebab menurutnya, provokasi bisa datang dari mana pun.

"Tapi kita sudah maksimal mungkin pengamanannya dari SOP (Standar Operasional Prosedur) yang kita berikan. Siapa pun provokasinya akan diamankan oleh tim kita dan diserahkan ke pihak kepolisian. Insya Allah kita jaminan cara aman dan tertib," tandasnya.

145

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR