Home Hukum Hakim Jamaluddin Tewas, Pejabat PN Medan Diperiksa

Hakim Jamaluddin Tewas, Pejabat PN Medan Diperiksa

Medan, Gatra.com - Penyidik kepolisian terus mendalami kasus kematian hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jamaluddin. Sejumlah rekan kerja almarhum dilingkungan PN Medan dimintai keterangan.

Pemeriksaan ini bertambah setelah sebelumnya staf Jamaluddin dipanggil penyidik. Pemeriksaan itu dilakukan di Mapolda Sumut guna mengetahui keseharian Jamaluddin dilingkungan PN Medan.

"Kalau dimintai keterangan kami ada 6 orang. Pak Ketua (Sutio Jamadi Akhirno), Pak Panitera, Pak Humas Pak Erintuah Damanik, Pak Morgan, Pak Dominggus, Pak Arif Kabag Umum. Cukup banyak," ungkap Wakil Ketua PN Medan, Abdul Aziz kepada wartawan, Selasa (3/12).

Aziz menyebutkan, jika penyidik juga telah amankan sejumlah berkas dari ruang kerja Jamaluddin. Berkas tersebut perkara yang tengah diadili warga ?Komplek Perumahan Royal Monaco Blok B No 22 Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan itu.

"Itu hanya pemeriksaan berkas-berkas peninggalan beliau. Nanti kan mau diganti majelisnya. Karena berkas perkara kan harus tetap berjalan," bebernya.

"Banyak (berkas) ada sekitar 16 atau 17 berkas, jadi itu harus dilanjutkan. Perkara-perkara yang ditangani beliau, nanti karena beliau meninggal dunia diganti dengan hakim yang lain," tambah Aziz yang juga menjabat Ketua Ikatan Hakim Indonesia (Ikahi) Cabang Medan itu.

Pihaknya pun berharap, jika kasus kematian Jamaluddin ini segera diungkap. Banyak spekulasi dan dugaan yang bermunculan, cukup membuat suasana tak enak di PN Medan.

"Intinya kami berharap kepada pihak penyidikan atau kepolisian Polda Sumatera Utara, supaya lebih cepat diusut dengan tuntas. Supaya kita tidak mengira-mengira lagi," pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto menegaskan, jika kuatnya indikasi pria 55 tahun itu yang ditemukan tewas didalam mobilnya Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD hitam diareal perkebunan sawit di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Rame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (29/11) siang itu dibunuh.

Reporter: Iskandar

217