Home Teknologi Balitbangtan Luncurkan Peta Gambut, Luas Turun 1,5 Juta Ha

Balitbangtan Luncurkan Peta Gambut, Luas Turun 1,5 Juta Ha

Bogor, Gatra.com - Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Lahan Pertanian (BBSDLP) meluncurkan peta gambut berskala 1:50.000. Peta ini lebih detil dibandingkan peta gambut edisi tahun 2011 yang memiliki skala 1:250.000.

"Ini menjadi guidance (pedoman) bersama dalam mengelola lahan gambut Indonesia," ujar Kepala Balitbangtan Fadjry Djufry dalam acara peluncuran di Kantor BBSDLP, Bogor, Kamis (5/12).

Pada tahun 2019, luas lahan gambut Indonesia sebesar 13,43 juta ha (hektar), turun 1,5 juta ha dibandingkan tahun 2011 yakni 14,93 juta ha.

"Dan akhir 2019, seluruh kabupaten/kota yang memilki tanah gambut telah selesai dipetakan. Hasil tersebut dirangkum dalam satu Atlas, yaitu Peta Lahan Gambut Indonesia Skala 1:50.000," ungkapnya.

Baca jugaMentan Pantau Masalah Pertanian Lewat War Room

Fadjry mengungkapkan perubahan luas lahan ini disebabkan oleh semakin intensifnya pengamatan lapangan, semakin detilnya imformasi data pendukung (citra satelit resolusi tinggi menggunakan sentinel), dan semakin baiknya pengelolaan basis data lahan gambut.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peta ini menjadi pedoman bagi pengelolaan, pemanfaatan, dan perlindungan lahan gambut. "Pemetaan gambut dengan analisa yang tajam harus dilakukan," ujarnya.

Syahrul mendorong agar lahan gambut dapat dimanfaatkan bagi lahan pertanian melalui pengelolaan air. Namun dalam pengelolaannya, Ia memperingatkan agar tetap memperhatikan ekosistem gambut.

"Lahan gambut yang sudah dipetakan, kalau jadi titik api yang membara itu tandanya ada sesuatu dengan alam karena bisa berasap dan menghukum kita dengan merusak pernapasan dan mengembalikan biaya bagi kesehatan kita," terangnya.

Selain peluncuran peta gambut, Balitbangtan juga meluncurkan Smart Soil Sensing Kit (Alat Uji Tanah Pintar) dan Agricultural War Room (AWR) Balitbangtan.