Home Milenial Arkeolog Temukan Lukisan Gua Tertua di Sulawesi

Arkeolog Temukan Lukisan Gua Tertua di Sulawesi

Jakarta, Gatra.com - Tim penelitian arkelologi kolaborasi berhasil menemukan lukisan gya yang menggambarkan adegan sekelompok figur setengah manhsia dan setengah hewan (Therianthropes) yang sedang berbudu hewan mamalia besar dengan tombak maupun tali. Diperkirakan lukisan tersebut berasal dari 44 ribu tahun yang lalu dan merupakan yang tertua di dunia

Tim penelitian arkeologi tersebut merupakan kolaborasi antara Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud dan Griffith University Australia beserta dukungan saei Badan Arkeologi Makassar dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Makassar.

"Pemburu yang digambarkan pada dinding Gua Leang Bulu' Sipong 4 adalah sosok sederhana dengan tubuh seperti manusia dengan kepala atau bagian tubuh laknnya berasal dari burung, reptil, dan spesies endemik Sulawesi lainnya," Jelas Oktaviana saat ditemui di Gedung Kemendikbud, Jakarta, Kamis (12/12).

Therianthropes ini digambarkan sedang menangkap enam mamalia yang melarikan diri, dua ekor babi rusia dan empat anoa. Hebatnya, beberapa tokoh menangkap hewan berbahaya ini dengan tali panjang.

Dijelaskan Associate Professor Adam Brumm dari ARCHE, Therianthropes ada di dalam cerita rakyat atau cerita fiksi pada masyarakat modern di semua tempat dan digambarkan sebagi tuhan, roh, maupun perwujudan leluhur di semua agama.

"Keberadaan lukisan gua di Leang Bulu' Sipong 4 memberikan pengetahuan bahwa tidak ada evolusi seni dari yang simpel menjadi kompleks pada 35 ribu tahun lalu, paling tidak di Asia Tenggara," Jelas Brumm.

Penelitian ini dipimpin kleh Priyatno Hadi Sulistyarto dengab mitra peneliti Professor Maxime Aubert dari Place, Evolution dan Rock Art Heritage Unit (PERAHU) dan the Australian Research Centre for Human Evolution (ARCHE) Griffith University, Associate Professor Adam Brumm dari ARCHE, Adhi Agus Oktaviana dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan Basran Burhan (Griffith PhD Candidate).

121

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR