Home Ekonomi Landasan Pacu Ke-3 Bandara Soetta Telah Beroperasi Penuh

Landasan Pacu Ke-3 Bandara Soetta Telah Beroperasi Penuh

Jakarta, Gatra.com - PT Angkasa Pura II (Persero) dan Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau yang lebih dikenal dengan AirNav Indonesia, mengoperasikan secara penuh landasan pacu (runway) ketiga di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (20/12). 

Pesawat perdana yang mendarat di runway ketiga sekitar pukul 10.00 WIB. 

President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin mengatakan pembangunan East Connection Taxiway (ECT) dan Runway 3 merupakan bagian dari pengembangan hard infrastructure di sisi udara Bandara Soekarno-Hatta. 

Dengan adanya pembangunan tersebut, menurutnya tidak hanya dapat meningkatkan daya saing di dalam negeri saja, terlebih di tingkat regional. 

"Soekarno-Hatta memiliki ruang untuk memperluas konektivitas udara, baik itu rute domestik mau pun internasional," ujarnya. 
 
Awaluddin menjelaskan, dioperasikannya ECT dan Runway 3 juga membuat Soekarno-Hatta sangat siap dalam menghadapi peningkatan lalu lintas penerbangan pada saat Natal dan Tahun Baru. 

“Kami bersyukur ECT dan Runway 3 sudah bisa dioperasikan saat peak season libur akhir tahun ini sehingga meskipun frekuensi penerbangan bertambah namun traffic tetap lancar,” tuturnya. 

Direktur Utama AirNav Indonesia, Novie Riyanto, menyatakan telah siap mengoperasikan runway ketiga dan East Connection Taxiway. Pengoperasian ini akan mengurangi terjadinya antrian pesawat yang ada. 

“Runway 1 dan 2 memiliki dimensi yang sama yakni Panjang 3.660 meter dan lebar 60 meter. Adapun konfigurasi jarak antar centerlines runway 1 dan 2 adalah 2.402 meter sedangkan untuk runway 2 dan 3 adalah 500 meter. Sehingga pengoperasian runway ketiga dan kedua dikategorikan sebagai dependent runway,” jelasnya. 
 
Novie menambahkan, pemilihan mode operasional runway ketiga, akan berdasar kepada kondisi traffic, persentase arrival dan departure serta faktor cuaca. Konfigurasi paralel runway yang eksisting semakin kaya dengan adanya runway baru ini.
 

675

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR