Home Kebencanaan Anak Korban Bus Sriwijaya Menikah Sebelum Pemakaman

Anak Korban Bus Sriwijaya Menikah Sebelum Pemakaman

Palembang, Gatra.com – Suasana haru menyelimuti pernikahan Dwi Fitria Rahmadi, 26 tahun, anak korban Bus Sriwijaya yang mengalami kecelakaan, Senin (23/12) lalu. Anak kedua ini menjalankan pernikahannya di hadapan jenazah sang ayah yang menjadi korban kecelakaan maut di Simpang Liku, kota Pagar Alam, Sumsel.

Dwi menikah dengan Rahmad Kasmantri, Rabu (25/12) yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuasin, Slamet S. Pernikahan yang seharusnya digelar 29 Desember mendatang, diputuskan agar dimajukan dengan pertimbangan kepergian sang ayah dalam kecelakan tersebut, “Pihak keluarga sangat tidak menyangka atas peristiwa ini, dan atas kesepakatan kedua belah pihak, pernikahan dimajukan hari ini, tepat sebelum pemakaman pak Warsono,” ucap Kasim yang merupakan besan almarhum Warsono.

baca juga : https://www.gatra.com/detail/news/463483/ekonomi/kecelakaan-bus-di-perbukitan-sumsel-butuh-jembatan-lematang

Korban Warsono yang merupakan warga Dusun 1, Kelurahan Mariana Banyuasin I, Banyuasin Sumsel memang dijadwalkan pulang ke rumah guna menghadiri pernikahan sang anak pekan depan.

Dwi tampak tidak bisa menyembunyikan air matanya saat prosesi akad berlangsung dan begitu pula keluarga dan tamu yang datang. Proses akad berlangsung lancar sehingga tamu yang hadir ke pernikahan juga ikut memakamkan Warsono di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Prajen, Banyuasin.

Selain Warsono, empat warga desa yang juga menjadi korban kecalakan bus rute Bengkulu-Palembang tersebut.

Kepala Desa Perajen, Anhar, mengatakan keempat korban lainnya tersebut merupakan warga yang bersekolah di salah satu pesantren di Bengkulu, Warsono dan keempatnya juga masih terikat dalam satu kekeluargaan. 

"Warsono itu ke Bengkulu ingin jemput cucunya (Akbar) dan yang lain karena tantenya (Dwi) akan menikah namun takdir berkata lain," kata Anhar. 

Kelima jenazah dikebumikan secara kolektif di lokasi yang sama atas kesepakatan keluarga. Ia pun tidak menyangka Warsono dan kelima warganya menjadi korban kecelakaan Bus Sriwijaya.

Diberitakan, Bus dengan nomor polisi BD 7031 AU rute Bengkulu - Palembang mengalami kecelakaan tunggal hingga terjun ke jurang dan terjerambab Senin (23/12) sekitar pukul 23/15 wib. Atas peristiwa tersebut, sebanyak 34 penumpang meninggal dunia dan 13 orang diantaranya selamat namun mengalami luka.

161