Home Ekonomi PUPR Tunggu Usulan Proyek Jembatan Layang Lematang

PUPR Tunggu Usulan Proyek Jembatan Layang Lematang

Palembang, Gatra.com – Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan menunggu usulan pembangunan Jembatan Lematang Indah yang akan diajukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

Dikatakan Kepala Biro Komunikasi Publik, Endra S Atmawidjaja, Kementrian PUPR tentu akan fokus pada pembangunan infrastuktur apalagi menyangkut permasalahan keamanan dan keselamatan pengguna jalannya. Kementrian PUPR menunggu usulan yang akan diajukan oleh Gubernur Sumsel, bersama dengan pemerintah kota (Pemkot) Pagaralam, terkait usulan proyek pembangunan jembatan layang Lematang Indah, di kota Pagaralam.

“Kami (Kementrian PUPR) akan tunggu usulan dari Pak Gubernur Sumsel, Herman Deru tersebut apalagi ini berhubungan erat dengan keselamatan pengguna jalan. PUPR akan sangat fokus mengenai hal tersebut, PUPR menunggu kehadiran dan usulannya,” ujarnya saat dihubungi Gatra.com.

baca juga : https://www.gatra.com/detail/news/463714/ekonomi/cegah-lakantas-herman-deru-usulkan-jembatan-layang-ke-pupr

Endra pun memastikan kelayakan teknis sekaligus ekonomis atas usulan jembatan yang diusulkan oleh Pemprov Sumsel dan Pemkot Pagaralam akan kembali dikaji. “Tentu Kementrian PUPR akan mengkaji kelayakannya, sisi ekonomis dan teknis yang sebelumnya bagaimana. Kami menunggu usulan yang diajukan tersebut paska kejadian kecelakaan ini,” ucapnya .

Sementara Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah V, Kiagus Saiful Anwar mengatakan pihaknya juga telah memperbaiki kondisi jalan di lokasi kejadian kecelakaan lalu lintas (lakalantas) bus Sriwijaya Expres tersebut. Upaya perbaikan jalan yang dilakukan dengan perbaikan geometrik pelebaran jalan telah dilakukan di beberapa titik lokasi,

“Kami sudah lakukan perbaiki kok, cuba nanti hubungi satuan pelaksana tugasnya, di lokasi (titik) mana saja dilakukan perbaikan di ruas jalan itu tahun ini,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Sumsel, Herman Deru menyatakan akan kembali mengusulkan pembangunan jembatan Layang Lematang Indah yang pernah diajukan pada tahun 2016 lalu. Pembangunan jembatan layang ini akan didorong menjadi proyek pembangunan strategis paska kejadian lakalantas bus Sriwijaya Express yang mengakibatkan 35 penumpang meninggal dunia.

“Saya dalam waktu dekat, di Januari 2020, akan ke Kementrian PUPR menemui Pak Basuki, guna memaparkan dan menjadikan pembangunan jembatan layang ini juga proyek strategis, tentu bersama dengan pemerintah kota Pagaralam, wakil rakyat agar menjadi tujuan bersama,” ujarnya usai acara Kaledoeskop Pembangunan Sumsel, selama tahun 2019 di Griya Agung, Kamis (26/12) lalu.

baca juga : https://www.gatra.com/detail/news/463483/ekonomi/kecelakaan-bus-di-perbukitan-sumsel-butuh-jembatan-lematang

Pengusulan pembangunan jembatan layang Lematang Indah kembali dilontarkan pemerintah provinsi Sumsel setelah lakalantas maut di Simpang Liku Lematang, Desa Prahu Dipo Kota Pagaralam, Sumsel. Dalam kecelakaan yang terjadi Senin (23/12) sekitar pukul 23.15 wib, mengakibatkan 35 penumpang tewas di lokasi kejadian, 13 penumpang selamat namun mengalami luka. Kementrian Perhubungan juga sudah meminta Komite Nasional Keselatan Transportasi (KNKT) guna menyelediki penyebab kecelakaan maut tersebut.

578