Home Internasional Demi Cetak Rekor IPO, Saudi Aramco Jual Saham Tambahan

Demi Cetak Rekor IPO, Saudi Aramco Jual Saham Tambahan

Dubai, Gatra.com - Saudi Aramco mengatakan pihaknya telah menggunakan "opsi greenshoe" untuk menjual 450 juta saham tambahan, Minggu (12/1/2020). Sehingga, nilai penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) perusahaan minyak milik negara Arab Saudi ini meningkat, mencapai rekor US$29,4 miliar atau sekitar Rp412 triliun (kurs Rp 14.000/dolar).

Opsi greenshoe merupakan opsi yang memungkinkan sebuah perusahaan untuk menerbitkan lebih banyak saham dalam IPO ketika ada permintaan yang lebih besar dari para peserta dalam penawaran awal

Pada awal IPO, Aramco mengumpulkan $ 25,6 miliar, yang merupakan rekor tertinggi, pada bulan Desember lalu, yang mana Aramco berhasil menjual 3 miliar saham dengan nilai 32 riyal ($8,53) per saham. Meski demikian, menurut data Refinitiv, saham Aramco datar di kisaran 35 riyal, tidak lama setelah pasar dibuka.

Untuk itu, Aramco meyakini, opsi greenshoe, atau penjatahan berlebih, memungkinkan perusahaan untuk menerbitkan lebih banyak saham dalam IPO ketika ada permintaan yang lebih besar dari para peserta dalam penawaran awal. Sehingga, Investor dialokasikan tambahan saham selama pembukuan.

"Tidak ada saham tambahan yang ditawarkan ke pasar hari ini dan manajer stabilisasi tidak akan memegang saham di perusahaan sebagai akibat dari pelaksanaan opsi penjatahan berlebih," kata Aramco dalam siaran resmi sebagaimana dilaporkan Reuters.

Sebagai informasi, saham Aramco telah bergejolak di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang letaknya di seberang Teluk Arab Saudi.

Ketegangan kawasan Teluk berdampak pada saham Aramco yang jatuh ke 34 riyal pada 8 Januari, terendah sejak perdagangan dimulai pada 11 Desember. Meskipun, pada Kamis 9 Januari saham Aramco ditutup pada level 35 riyal.

Sebelumnya, pada penutupan Kamis, kapitalisasi pasar Aramco mencapai US$1,87 triliun. Tapi itu di bawah target Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang sebesar US$2 triliun pada saat IPO diluncurkan.

88