Home Milenial Guru Harus Merdeka Mengajar

Guru Harus Merdeka Mengajar

Medan, Gatra.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan mewajibkan seluruh sekolah yang ada di Kota Medan untuk mengaplikasikan program merdeka belajar. Selain itu, program merdeka belajar juga diharapkan diikuti dengan perwujudan merdeka mengajar.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan Kota Medan, Masrul Badri mengatakan bahwa komitmen dinas pendidikan untuk mengembangkan program Merdeka belajar di sekolah-sekolah sudah final. 

Baca Juga: Program Merdeka Belajar Nadiem Diterapkan di Medan

Program tersebut dinilai tepat dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan pendidikan di daerah. Selain itu pihak Disdik Medan juga mengharuskan seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pendidikan untuk bekerja cepat dan mengaplikasikan di lingkungan sekolah. 

Bukan hanya untuk pelajar saja, namun untuk para tenaga pengajar juga diharapkan merdeka mengajar. Dengan membuat penerapan ilmu yang lebih variatif dengan sumber belajar yang beragam.

Baca Juga: Mutu Pendidikan Harus Ditingkatkan

“Kebijakan Nadiem Makarim, kita mendorong guru untuk Merdeka dalam mengajar, artinya beban administratif guru yang selama ini cukup menjadi beban akan kita ubah menjadi lebih simpel,” jelasnya saat workshop di SMP Negeri 42 Medan.

Masrul mengatakan bahwa dalam program tersebut juga harus diterapkan program literasi, pendidikan karakter, pembelajaran aktif dengan pendekatan HOTS, budaya peduli lingkungan.

Baca Juga: Medan Siap Terapkan Kebijakan Nadiem

Kepala UPT SMP Negeri 42 Medan, Jamal Husein Harahap mengatakan bahwa pihaknya sebagai perpanjangan tangan Disdik memiliki tanggung jawab untuk menerapkan pengembangan pendidikan yang baik. 

Untuk program merdeka belajar, Jamal menjelaskan bahwa pihaknya perlu memberikan penjelasan kepada tenaga pengajar. Tujuannya agar tenaga pengajar juga merdeka, lebih kreatif, inovatif dan menyenangkan. 

Baca Juga: Formalindo Apresiasi Gerak Cepat Dinas Pendidikan Medan

“Workshop ini kita lakukan untuk menindaklanjuti arahan plt Walikota dan juga sekaligus memberikan pemahaman apa itu Merdeka belajar kepada para guru dilingkungan sub Rayon SMPN 43 Medan,” jelasnya. 

Jamal mengatakan workshop tersebut diikuti oleh 79 peserta dari 5 sekolah sub rayon, dengan menghadirkan narasumber utama Plt Kepala Dinas Pendidikan Medan Masrul Badri, Sekjend FORMALINDO, Agus Marwan dan Hendri Fauzan dosen UINSU.

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR