Home Internasional Longsor Salju di Pakistan, 57 Warga Meninggal Dunia

Longsor Salju di Pakistan, 57 Warga Meninggal Dunia

Islamabad, Gatra.com - Setidaknya 57 orang dilaporkan meninggal dunia dan puluhan lainnya hilang setelah terjadi longsoran salju di wilayah Kashmir yang masih dikuasai Pakistan, kata pejabat senior pemerintah setempat, Selasa (14/1).

Adapun di negara tetangga India, itu sedikitnya 10 orang ditemukan tewas setelah longsoran salju terus menghantam bagian utara Kashmir.

Dilaporkan Reuters, pejabat Pakistan menyebut hingga kini masih banyak warga desa mengungsi akibat longsoran salju di daerah lembah Neelum, menyusul hujan lebat yang memicu terjadinya longsor.

Banyak orang dilaporkan hilang dan dikhawatirkan meninggal dunia ketika upaya penyelamatan sedang berlangsung, kata salah satu pejabat setempat.

Sedangkan di Pakistan barat, hujan salju lebat di barat daya Balochistan juga menghancurkan sejumlah rumah di wilayah pegunungan itu, dan menewaskan 17 orang diantaranya

Otoritas penaggulangan bencana mengumumkan keadaan darurat di tujuh distrik di provinsi yang dikenal kaya mineral, dan meminta bantuan tentara untuk segera memberikan pertolongan.

Jalan raya utama yang menghubungkan Pakistan dan Afghanistan terpaksa diblokir karena turunya salju lebat. Sejumlah pejabat menangguhkan perjalanan menuju ke Afghanistan.

Juru bicara Otoritas Penanggulangan Bencana Alam Afghanistan di Kabul, Tamim Azimi, menyebut dalam dua pekan terakhir dilaporkan sekitar 39 orang di enam provinsi Afghanistan meninggal dunia.

“Kami mendistribusikan bantuan darurat, termasuk uang tunai kepada keluarga korban,” kata Azimi, menambahkan bahwa hujan lebat dan salju telah menghambat proses evakuasi.

Seorang pejabat senior kepolisian India mengatakan ada lima tentara dari 10 tentara lainnya dilaporkan tewas akibat dinginnya salju di dekat perbatasan antara India dan Pakistan.

Tahun 2012 silam, terjadi longsor menerjang markas besar batalion tentara Pakistan di dekat perbatasan India, yang menewaskan sedikitnya 124 tentara dan 11 warga sipil.

211

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR