Home Ekonomi Crowdfunding Jadi Alternatif Modal Bisnis Anak Muda

Crowdfunding Jadi Alternatif Modal Bisnis Anak Muda

Banyumas, Gatra.com – Direktur Kopkun Intitute, Purwokerto, Firdaus Putra menilai angel investor dan crowdfunding bisa menjadi alternatif sumber modal pengusaha muda untuk memulai bisnisnya, terutama bisnis digital.

Meski jumlahnya sangat terbatas, namun keberadaan angel investor ini menjadi penting di tengah maraknya bisnis startup berbagai platform digital. Kata dia, dari ribuan startup, hanya ada sebagian kecil yang berlanjut menjadi sebuah produk komersial.

Karenanya, Kopkun Institute dan bererapa pihak mendirikan Innocircle Initiative, sebuah lembaga yang berfungsi sebagai inkubator untuk startup dan produk digital inovatif lainnya. Di Innocircle Initiative, sebuah konsep digodok hingga lahir sebuah produk.

Pendampingan juga akan dilakukan hingga produk inovatif itu mendapat angel investor. “Pertama yang sudah angel investor, kebetulan angel investor kita berasal dari konsorsium koperasi. untuk mengembangkan startup yang sedang kita inkubasi di beberapa kota,” katanya.

Model kedua permodalan yang bisa diterapkan untuk startup adalah crowdfunding, atau himpunan dana dari beberapa pemodal. Kopkun Institute mengembangkan platform yang memungkinan crowdfunding.

Dia menjelaskan, sejauh ini inkubator tekah didirikan di lima kota Indonesia. Lima kota tersebut meliputi, Purwokerto, Lampung, Bandung, Kudus dan Bali.

“Total kita sedang menginkubasi sekitar 27 tenant. Itu semua stratup digital. Tapi ke depan kami ingin juga menginkubasi teknologi-teknologi terapan yang berpotensi,” ucapnya.

Dia menilai, kini banyak anak muda kreatif yang butuh dukungan permodalan. Sayangnya, perbankan maupun pemerintah belum memberikan dukungan yang maksimal, terutama dari sisi permodalan.

Startup dinilai sebagai bisnis yang berrisiko kegagalan tinggi. Karenanya, banyak anak muda kreatif yang tak memperoleh dukungan permodalan.

232