Home Kesehatan Kemenkes: Penyemprotan Disinfektan WNI Sesuai SOP Kesehatan

Kemenkes: Penyemprotan Disinfektan WNI Sesuai SOP Kesehatan

Jakarta, Gatra.com - Penyemprotan cairan disinfektan ke tubuh para Warga Negara Indonesia (WNI) yang dipulangkan dari Wuhan saat turun dari pesawat tengah menjadi kontroversi. Pasalnya, tindakan tersebut dianggap terlalu berlebihan.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Wiendra Waworuntu menerangkan, bahwa hal tersebut bukan tindakan yang berlebihan bagi WNI, melainkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus di jalankan.

"Itu sudah sesuai standar protokol kesehatan. Disinfektan itu penting. Makanya tidak hanya dilakukan pas turun dari pesawat saja, tetapi juga disemprotkan ke tenda-tenda mereka," katanya kepada wartawan di kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa (4/2).

Menurutnya, disinfektan ini adalah bentuk dari streilisasi, agar terhindar dari kuman-kuman. "Disinfektan harus diberikan untuk membunuh kuman supaya tidak terkontaminasi. Rencananya, di tenda-tenda itu akan terus didisinfektan," ujarnya.

Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto juga menambahkan, tindakan pemulangan WNI dari Wuhan adalah kolaborasi antara militer dan sipil. Sehingga, ada SOP khusus dari militer yang perlu dilakukan, terutama dari kompi nuklir biologi kimia (Kompinubika) untuk melakukan dekontaminasi dengan menyemprotkan zat yang sudah disiapkan.

"Itu SOP militer yang harus diikuti karena di organisasi militer dunia juga ada. Di WHO juga ada sendiri, tapi SOP yang berbeda ini perlu dipadukan karena tidak membahayakan," imbuhnya.

2140