Home Gaya Hidup Mimpi Ekspansi Kopi Susu Gula Aren ke Pasar Dunia

Mimpi Ekspansi Kopi Susu Gula Aren ke Pasar Dunia

Jakarta, Gatra.com – Beragam produk olahan kopi belakangan ini laris manis di pasar Indonesia. Pasca menjamurnya coffee shop ‘kapitalis’ seperti Starbucks dan brand luar negeri lainnya, yang merambah pasar Indonesia, kini penikmat kopi diramaikan dengan hadirnya kedai kopi dalam negeri yang menjadi pilihan kaum millennial. Apalagi saat ini ‘ngopi’ sudah menjadi bagian dari gaya hidup, terutama bagi kaum menengah atas dan anak-anak muda di kota-kota besar.

Sebelum ramainya coffee shop atau kedai kopi di pasar Indonesia, masyarakat terbiasa menikmati kopi instant sachet yang biasa dijumpai di warung. Kemudian mulai ramai kopi instan cair botol yang biasa ditemui di toko swalayan dan sebagainya. Masuknya coffee shop asing ke pasar Indonesia diyakini sebagai bentuk ‘perkenalan’ masyarakat terhadap freshly brewed coffee. Namun, harga jual produk import ini dinilai tidak ekonomis, terutama bagi kantong anak muda dan masyarakat kelas menengah. 

Chief Operating Officer Kopi Kenangan, James Prananto mengklaim perusahaan yang dirintisnya ini memiliki visi dengan memperkenalkan produk kopi yang dapat diterima oleh kebanyakan kantong dan lidah masyarakat Indonesia. Kopi susu gula aren produksinya, dinilai yang paling pas bagi masyarakat yang awalnya menikmati kopi sachet menuju freshly brewed coffee, tanpa harus menguras kantong serta rasanya yang dapat diterima oleh lidah kebanyakan masyarakat Indonesia.

“Dengan adanya kopi susu gula aren ini, dengan harga yang terjangkau dan rasanya juga lebih mudah diterima,” ujarnya saat dihubungi Gatra.com, di Jakarta, Rabu (4/2).

Benar saja, produk kopi susu gula aren ini memang menjadi favorit banyak anak muda. 

James mengaku dapat menjual 500 cup kopi susu gula aren per hari dengan total penjualan 3 juta produk minuman per bulan. Sementara, saat ini outlet Kopi Kenangan sudah tersebar di 17 Kota di seluruh Indonesia yang berjumlah 324 outlet.

Kopi Kenangan (GATRA/Anton Rumanto/re1)

“Selain kopi, ada produk lain yang juga mulai laku baru di launch seperti susu boba gula aren, itu juga best seller, thai tea dan milo dinosaurus juga,” ujar James.

Melihat potensi pasar, Kopi Kenangan berniat melakukan ekspansi bisnis dengan membangun outlet menjadi 700 unit pada akhir tahun ini. Perusahaan yang dirintis dengan skema bootstrap atau pendanaan mandiri dari tiap founder, kini telah memiliki dana yang fantastis. 

Betapa tidak, di tahun kedua saja, Kopi Kenangan diketahui mendapatkan suntikan dana dari Alpha JWC sebesar US$8 juta, ditambah pendanaan lanjutan Seri-A mereka sebesar US$20 juta yang berasal dari perusahaan modal ventura yang berbasis di India, yaitu Sequoia Capital. 

Bukan hanya itu, James menyatakan dirinya juga memiliki mimpi membawa brand-nya go international. Dia yakin produk kopi susu gula aren akan dikenal dunia seperti produk thai tea yang dikenal berasal dari Thailand. Dia optimis produknya dapat dikenal dunia sebagai ‘Indonesian Style Coffee’.

“Bisa dibilang kan kopi susu gula aren ini identik dengan Indonesia dan di luar negeri, itu gak ada. Jadi visinya adalah membawa kopi Indonesia, gula aren Indonesia dan brand Indonesia ke luar negeri,” ujarnya.

1166

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR