Home Kebencanaan Hilang Dua Hari Ditelan Pantai Awang, Amaq Ditemukan Tewas

Hilang Dua Hari Ditelan Pantai Awang, Amaq Ditemukan Tewas

Nelayan Hilang di Pantai Awang, Akhirnya Ditemukan Meninggal

 

Lombok Tengah, Gatra.com --- Seorang Nelayan Amaq Nawar (47) asal Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah yang ditelan ombak di wilayah Pantai Pelabuhan Teluk Awang Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, akhirnya ditemukan Senin (10/2) malam sekitar pukul 20.00 WITA. Saat ditemukan, korban sudah tidak benyawa oleh warga yang terus melakukan pencariaan terhadap korban.

Allhamdulilah korban sudah ditemukan, namun sudah meninggal dunia,” ujar Amaq Badrun warga Dusun Semut Desa Kidang yang menemukan korban, Selasa (11/2).

Menurut Amaq Badrun, jasad korban ditemukan tidak jauh dari kerambanya sekitar 50 meter dalam keadaan mengapung, setelah dirinya dan keluarga serta warga melanjutkan melakukan pencarian sampai malam hari. Karena Tim SAR berhenti melakukan pencarian terhadap korban yang hilang, Senin (10/2) sekitar pukul 17.30 Wita. “Korban dibawa ke rumah duka dan dimakamkan Senin malam itu juga,” terangnya.

Seperti diketahui korban hilang saat sedang menyalakan lampu di kerambanya mengunakan perahu di wilayah pantai Pelabuhan Awang dengan menggunakan sampan. Setelah sampai di kerambanya, diperkirakan korban menambatkan sampannya dan menyalakan lampu kerambanya. Namun tidak lama tali tambatannya putus atau terlepas, sehingga sampannya hanyut dan korban hilang tenggelam.

Perahu korban yang terseret ombak ditemukan oleh Nelayan yang baru pulang dari mancing, sehinga saksi yang menetahui korban pergi ke kerambanya itu langsung meminta tolong warga dan melaporkannya pada pihak aparat untuk melakukan pencarian.

Selanjutnya, Tim SAR bersama BPBD Lombok Tengah, TNI, Polri dan bersama masyarakat melakukan pencarian selama dua hari dua malam terhadap korban belum juga ditemukan sampai Senin (10/2). Karena cuaca yang tidak mendukung pencarian terhadap korban dihentikan dan rencananya akan dilanjutkan keesokannya lagi. Namun korban berhasil ditemukan malam hari oleh masyarakat yang melakukan pencarian.

Humas Kantor SAR Mataram I Gusti Lanang Wiswanda mengatakan, bahwa korban sudah ditemukan oleh warga yang melakukan pencarian dalam keadaan mengapung tidak jauh dari kerambanya. “Korban ditemukan Senin malam sekitar pukul 20.00 wita,” ungkapnya.

158