Home Ekonomi Gapki Ingin Pelabuhan TAA Cepat Operasional

Gapki Ingin Pelabuhan TAA Cepat Operasional

Palembang, Gatra.com - Kepengurusan Gabungan Pengusaha Kepala Sawit (Gapki) Sumsel periode 2019-2024 resmi dilantik di Palembang, Rabu (12/2).

Usai dilantik, Ketua Gapki Sumsel, Alex Sugiarto menyatakan sangat mendukung pengoperasionalan pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA) guna membawa hasil sawit Sumsel ke pasar luar negeri. Menurutnya, dari luasan produksi dengan jumlah produksi mencapai 4 juta ton atau sebesar 8,5% dari 47,18 juta ton secara nasional, seluruh produksi diangkut ke luar melalui pintu bukan wilayah Sumsel.

“Selama ini melalui Belawan, Dumai serta Lampung, dan belum ada yang langsung dari Palembang. Karena itu, kami (Gapki) sangat mendorong, jika pelabuhan Tanjung Api-Api, yang menjadi pelabuhan internasional segera operasi, agar seluruh komoditas bisa langsung dari Sumsel saja,” ujarnya kepada media usai pelantikan pengurus.

Ketua Alex Sugiarto menggantikan ketua sebelumnya Hary Hartanto. Dikatakannya, Gapki Sumsel baru beranggotakan 73 perusahaan yang mana di Sumsel terdapat sekitar 200 perusahaan sawit. Karena itu, sambung dia, Gapki perlu lebih banyak menebar manfaat agar keanggotaan bisa lebih banyak.

“Ini salah satu yang akan kami lakukan, yakni menebar nilai lebih menjadi anggota GAPKI kepada perusahaan yang belum menjadi anggota,” sambung ia.

Dikatakannya, pengurus Gapki Sumsel hendaknya memiliki semangat yang sama, diantaranya bagaimana komoditas sawit menjawab banyak tantangan selama ini. “Kita ini bukan lagi superman tapi supertim,” ucapnya.

Adapun, kata Alex, berdasarkan data Kementrian Pertanian (Kepmentan) nomor 833 tahun 2019, luasan tutupan lahan sawit mencapai 1,4 juta hektar (ha) dengan kontribusi 8,96% dari 16,38 juta ha secara nasional. "Dari perusahaan swasta, pemerintah, petani plasma dan swadaya," jelasnya.

272