Home Ekonomi Yasin Limpo Serahkan KUR Petani untuk Industri Pertanian 4.0

Yasin Limpo Serahkan KUR Petani untuk Industri Pertanian 4.0

Karanganyar, Gatra.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyerahkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp4,82 miliar kepada 271 petani di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu (12/2) petang. Kredit berbunga rendah ini implementasi Gerakan Menyongsong industri pertanian 4.0 dalam mewujudkan usaha maju, mandiri dan modern.

"Kegiatan hari ini adalah bagian dari tekad kita agar besok rakyat dan masyarakat tani bisa mendapatkan keuntungan, kesejahteraan dan ekonomi yang harus lebih baik dibandingkan hari-hari sebelumnya. Jadi saya sangat mendorong penggunaan KUR ini. Manfaatkan KUR dengan sebaik-baiknya," ujar SYL dalam sambutannya di hadapan petani di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso.

Penyerahan KUR kali ini merupakan kolaborasi Kementerian Pertanian (Kementan) dengan BNI. Selain menyerahkan KUR, Mentan menyalurkan bantuan pembiayaan lainnya berupa polis asuransi pertanian untuk petani jagung, polis Asuransi Usaha Tanaman Pangan (AUTP) 9.133 hektare senilai Rp1.644 miliar, klaim AUTP sebesar Rp1.319 miliar seluas 254,11 hektare.

Menurut SYL, program KUR adalah salah satu upaya negara untuk menghadirkan kesejahteraan bagi para petani di seluruh Indonesia dan membangun pertanian yang maju, mandiri dan modern. Karena itu, Kementan saat ini sudah menyiapkan anggaran KUR sebesar Rp50 triliun yang tersebar di BNI Rp 20 triliun, BRI Rp10 triliun dan Bank Mandiri Rp20 triliun. Ia menegaskan program KUR merupakan implementasi nyata program Presiden Jokowi untuk meningkatkan produksi pangan agar dapat menghidupi 267 juta jiwa rakyat Indonesia.

"Bapak Presiden Jokowi perintahkan agar beri modal paling kuat untuk rakyat. Bantuan KUR hari ini jumlahnya Rp4 miliar lebih, itu harus dimanfaatkan dengan baik. Kalau Rp4 miliar itu ditanami dengan baik dan dengan doa, bismillah dengan pendekatan agama saya percaya bahwa besok akan hadir kerahmatan Tuhan di daerah ini," tegasnya.

Direktur Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah dan Jaringan BNI, Tambok P Setyawati menyebutkan Gerakan Menyongsong Pertanian 4.0 ini sejalan dengan visi Presiden RI, Joko Widodo agar memajukan digitalisasi dan mekanisasi pertanian guna meningkatkat produksi dan kesejahteraan petani. Target penyaluran KUR BNI tahun 2020 secara nasional adalah Rp 22 triliun, untuk area Yogyakarta dan sekitarnya sebesar Rp 1,5 triliun, Semarang Rp 1,6 triliun danJawa Tengah secara keseluruhan sekitar Rp 3,1 triliun.

Kepala Dinas Pertanian Karanganyar, Siti Maesaroh mengapresiasi program KUR sebagai Gerakan Menyongsong Pertanian. Pasalnya, pemerintah pusat melalui Kementan memberikan subsidi bunga KUR hanya sebesar 6 persen dari bunga umumnya mencapai 14 persen. "Melalui KUR ini, petani mendapatkan kemudahan akses pembiyaan yang cukup murah. Bunga hanya 6 persen yang disubsidi Kementerian Pertanian. Dengan KUR, petani juga mendapat pendampingan teknologi sehingga petani ke depan menggunakan teknologi 4.0 atau modern dalam berbudidaya. Petani semakin sejahtera," katanya.

Dalam acara ini, BNI memberikan bantuan CSR berupa RITx Soil dan Weather Sensor yang digunakan untuk merekam kondisi lahan secara realtime dan memprediksi cuaca yang presisi sehingga petani dapat mengoptimalisasi produksi komoditasnya.

348