Home Internasional Vietnam Karantina 10.000 Warga di Desa Son Loi Akibat Corona

Vietnam Karantina 10.000 Warga di Desa Son Loi Akibat Corona

Hanoi, Gatra.com - Vietnam telah mengkarantina sebanyak 10.000 orang di dekat ibukota Hanoi, selama 20 hari ke depan karena khawatir virus corona menyebar di sana.

Masyarakat pedesaan Son Loi, di provinsi Vietnam utara dari Vinh Phuc, 44 km (27 mil) dari Hanoi merupakan rumah bagi 16 kasus virus corona disease (Covid-19) di negara Asia Tenggara, termasuk menginfeksi bayi berusia tiga bulan.

"Lebih dari 10.000 penduduk di sana tidak akan diizinkan untuk pergi selama 20 hari ke depan, mulai dari hari ini. Tempat ini akan sepenuhnya disegel," kata dua pejabat setempat yang dilansir dari Reuters, Jumat (14/2).

Kedua pejabat tersebut menolak diidentifikasi karena sensitivitas situasi. Virus corona mewabah di Vinh Phuc setelah orang-orang dari provinsi yang berada di pusat kota Wuhan di Cina kembali ke Vietnam untuk liburan Tahun Baru Imlek. Wilayah ini merupakan pabrik otomotif milik Jepang, Honda dan Toyota.

Pada hari Rabu (12/2), media pemerintah mengindikasikan, bahwa pemerintah yang dikuasai Komunis Vietnam, dapat sepenuhnya menutup Son Loi.

Pada hari yang sama, terlihat pos-pos pemeriksaan dijaga oleh polisi dan ditandai dengan tanda-tanda peringatan virus corona yang sudah ada di luar Son Loi. Meski orang-orang masih diizinkan untuk masuk dan meninggalkan daerah yang memiliki populasi 10.641 itu.

Pejabat kesehatan yang mengenakan pakaian pelindung menyemprotkan desinfektan pada kendaraan di pos pemeriksaan. Pemerintah setempat telah mendirikan toko-toko dan menyediakan makanan dan masker untuk penduduk di sana.

"Semuanya masih di bawah kendali. Kami berusaha sangat keras untuk menghentikan penyebaran virus ke daerah dan provinsi lain," terangnya.

Vietnam mendeklarasikan darurat kesehatan masyarakat atas epidemi virus corona pada 1 Februari lalu. Otoritas setempat melarang semua penerbangan ke dan dari Cina, tempat lebih dari 1.300 orang tewas akibat virus itu.

Negara Asia Tenggara telah membuat rencana untuk mengkarantina ratusan warga Vietnam, yang kembali dari Cina, termasuk 950 di kamp militer di luar Hanoi dan 900 lainnya di fasilitas sementara di perbatasan Vietnam-Cina.

435

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR