Home Kesehatan Wali Kota Jambi Ancam Cabut Izin Rumah Sakit Tolak Pasien

Wali Kota Jambi Ancam Cabut Izin Rumah Sakit Tolak Pasien

Jambi,Gatra.com-Wali Kota Jambi, Sayrif Fasha kembali mewanti-wanti kepada sejumlah rumah sakit untuk tidak menolak pasien yang akan melakukan pemeriksaan, khususnya terkait dengan penyakit Corona. Syarif Fasha bahkan menegaskan tidak akan segan untuk mencabut izin rumah sakit, ada rumah sakit menolak pasien. 

Hal itu dilakukan sebagai ungkapan rasa kecewanya terhadap pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit kepada warga Kota Jambi yang akan melakukan pemeriksaan maupun berobat.

Padahal sebelumnya, Ia telah mengeluarkan instruksi Wali Kota Jambi, berkenaan dengan upaya pencegahan penyebaran virus corona. Di mana, setiap rumah sakit maupun puskesmas yang ada di Kota Jambi, dilarang menolak warga maupun pasien yang akan melakukan pemeriksaan.

“Jadi saya dapat banyak laporan penolakan-penolakan terhadap masyarakat. Sebab rumah sakit tidak mau melakukan skrining atau isolasi awal,” kata Walikota Jambi Syarif Fasha kepada Gatra.com, Kamis (26/3).

Hanya saja, Wali Kota enggan untuk menyebutkan secara gamblang rumah sakit mana saja yang pernah melakukan penolakan pasien. 

“Sudah saya catat beberapa rumah sakit, apabila masih menolak akan saya cabut izin rumah sakit tersebut,” tegasnya.

Fasha melanjutkan terkait dengan upaya pencegahan penyebaran virus corona, Fasha mengimbau kepada pihak keluarga, bila ada keluarganya yang masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) untuk tidak mengedepankan ego dahulu.

“Masing-masing kan ada SOP yang harus dijalankan. Karena jika berkeliaran bisa menularkan ke yang lain, kita sudah minta bantuan aparat kepolisian. Nanti akan ada petugas untuk menjalankan SOP bagi keluarga yang memaksa pulang harus dilakukan pendampingan.” ujarnya.

Fasha menambahkan dirinya menghimbau kepada para pedagang maupun pelaku usaha serta perusahaan yang ada di Kota Jambi, untuk selalu menyiapkan cairan disinfektan maupun hand sanitizer untuk para pengunjung dan karyawan.

288