Home Kesehatan 19 Ribu Rapid Test Diprioritaskan untuk ODP

19 Ribu Rapid Test Diprioritaskan untuk ODP

Surabaya, Gatra.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mendistribusikan 19,200 alat rapid test dari Kementerian Kesehatan RI dan Yayasan Buddha Tzu Chi Jawa Timur ke 65 rumah sakit rujukan.

Namun, Pemprov tidak akan mendistribusikan semua alat rapid test-nya. Pemprov belum memastikan jumlah alat rapid test yang akan dibagikan. Sebab, pembagiannya disesuaikan dengan jumlah sasaran rapid test.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengatakan orang dalam pengawasan (ODP) dan tim medis Covid-19 yang diprioritaskan. Meski demikian, Emil memastikan pembagian rapid test ke rumah sakit akan dilanjutkan terus-menerus.

"Bukan berarti (alat rapid testnya) langsung dihabiskan sekarang. Tapi, akan terus (dibagi) sesuai jumlah ODP yang naik terus. Kami pastikan ODP dan tenaga medis, dites semua," kata Emil di Gedung Grahadi Surabaya, Kamis (26/3).

Emil menjelaskan, pemeriksaan Covid-19 menggunakan alat tersebut juga tidak akan dilakukan secara serentak. Emil mengaku khawatir jika alat itu digunakan secara bebarengan, malah akan menimbulkan pembludakan.

Meskipun demikian, Emil memastikan bahwa semua rumah sakit rujukan Covid-19 akan mendapat jatah alat rapid test. Dia juga memastikan jumlah alat yang didistribusikan, sudah mencukupi jumlah ODP, pasien dalam pengawasan (PDP), dan tim medisnya.

"(Penggunaan alat rapid test) sesuai kebutuhan. Ada cakupannya. Misalnya, ada (rumah sakit) yang (jumlah) PDP-nya banyak, ODP-nya banyak, kami akan sesuaikan," jelas Emil.

90