Home Kebencanaan Hilangkan Stigma Negatif pada Peserta Tabligh Akbar Gowa

Hilangkan Stigma Negatif pada Peserta Tabligh Akbar Gowa

Banyumas, Gatra.com - Bupati Banyumas, Achmad Husein meminta masyarakat untuk menghilangkan stigma negatif terhadap para peserta kegiatan keagamaan di Gowa, Sulawesi Selatan bulan Maret lalu. Saat ini, sejumlah peserta Ijtima Ulama asal Banyumas, Jawa Tengah, telah menjalani rapid test dan hasilnya dinyatakan negatif.

Bupati juga menghadirkan beberapa peserta kegiatan keagamaan itu di halaman Pendapa Sipanji Purwokerto, Minggu (19/4). Video pertemuan tersebut juga diunggah melalui akun instagram pribadinya.

"Masyarakat Banyumas, yang saya cintai. Jamaah (peserta) tabligh akbar yang pergi ke Gowa dan setelah di-rapid (test) ini sebagian besar adalah negatif. Dan ini kalau sudah negatif Insyaallah nggak apa-apa," ucapnya.

Husein meminta masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif kepada para peserta kegiatan keagamaan tersebut. Sebab, mereka merupakan bagian dari masyarakat Banyumas.

"Jangan ada stigma negatif, kita semuanya bersaudara. Seduluran (saudara) satu sama lain," pintanya.

Kepala Dinas Kesehatan Banyumas, Sadiyanto mengatakan, hasil rapid test negatif menunjukkan bahwa pada tubuh orang tersebut tidak mengandung Covid-19. Meski demikian, dia tetap mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mematuhi peraturan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah, memakai masker dan menjaga jarak.

"Sudah tidak membahayakan, atau tidak menularkan kepada yang lain. Tetapi tersus tetap waspada, tetap tinggal di rumah, memakai masker dan menjaga jarak," jelasnya.

1883