Home Kesehatan COVID-19 Menerjang, Pemprov Riau Lirik Tanaman Hidroponik

COVID-19 Menerjang, Pemprov Riau Lirik Tanaman Hidroponik

Pekanbaru, Gatra.com - Kebutuhan pangan saat ini sangatlah penting. Apalagi ditengah pandemi COVID-19, masyarakat akan menambah stok bahan makan mereka.  

Gubernur Riau, Syamsuar mengatakan, pemerintah Provinsi Riau menyerukan pemanfaatan lahan kosong untuk bercocok tanam. Pekarangan rumah dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran-sayuran maupun tanaman pangan lainnya.

"Lahan sempit bisa bermanfaat untuk menanam sayur-sayuran hidroponik. Lahan semacam itu bisa dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Sayang kalau masyarakat tak maksimalkan pekarangannya," katanya di Pekanbaru, Minggu (26/4). 

Untuk diketahui kebutuhan pangan Riau umumnya berasal dari luar wilayah. Dalam hal ini, Provinsi Sumatra Barat dan Sumatera Utara menjadi tumpuan utama suplai kebutuhan pokok Bumi Lancang Kuning.

Dari provinsi tetangga tersebut mengalir kebutuhan seperti beras maupun sayur-sayuran, khususnya sayuran dataran tinggi. Untuk kebutuhan beras sendiri, pasokan beras Riau hanya mampu mencukupi lebih kurang 30 persen kebutuhan, sisanya berasal dari luar daerah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Riau, produksi beras di daerah tersebut pada 2019 mencapai 131.820 ton. Jumlah ini mengalami penurunan sebanyak 20.270 ton atau 13,33 persen dibandingkan 2018.

Sementara itu pembina petani muda kota Bertuah, Said Usman Abdulah (SUA), menyebut menanam secara hidroponik merupakan salah satu solusi mensiasati kebutuhan pangan yang rentan, terutama sayur.

Namun, menurutnya untuk menggalakan budaya tanam hidroponik dibutuhkan sokongan nyata dari peminpin. 

"Konsep hidroponik, itu kan masih asing bagi kebanyakan orang. Oleh sebab itu untuk membumikan konsep pertanian semacam itu, diperlukan sokongan agar masyarakat akrab dengan hidroponik. Disisi lain pemerintah juga punya insentif untuk mendorongnya. Artinya memang diperlukan sosok pemimpin open minded," ucapnya.

535