Home Kesehatan DIY Catat Rekor Kasus Corona, Klaster Jamaah Tabligh Dominan

DIY Catat Rekor Kasus Corona, Klaster Jamaah Tabligh Dominan

Yogyakarta, Gatra.com - Daerah Istimewa Yogyakarta mencatatkan rekor baru untuk penambahan kasus positif Covid-19 harian. Jumlah kasus baru yang dilaporkan hari ini, Kamis (7/5), terbanyak selama pandemi Covid-19 di DIY.

"Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari ini sebanyak 15 kasus, sehingga jumlah kasus positif Covid-19 di DIY adalah 137 kasus," ujar Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih lewat pernyataan tertulis.

Penambahan 15 kasus ini tercatat sebagai penambahan tertinggi harian sejak kasus pertama Covid-19 diumumkan terjadi di DIY, 15 Maret 2020. Sebelumnya, penambahan kasus terbanyak dalam sehari adalah 12 kasus yakni pada 25 Maret 2020. Urutan terbanyak berikutnya sebanyak 10 kasus yakni terjadi pada pada 28 April dan 2 Mei. 

Dari 15 kasus baru hari ini, dua pertiga atau 10 kasus berasal dari Gunngkidul. Pasien termuda dan tertua dari 15 kasus positif baru tersebut juga dari kabupaten tersebut, yakni bocah perempuan usia 10 tahun dan seorang kakek 70 tahun.

Penambahan terbanyak dalam sehari ini turut disumbang dari klaster kelompok dakwah Islam, Jamaah Tabligh, yakni enam kasus. Empat orang berada di Gunungkidul dan dua warga Bantul.

Sebelumnya Jamaah Tabligh menjadi dua dari tiga klaster besar penularan Covid-19 di DIY. Dua klaster itu adalah klaster Jamaah Tabligh di Sleman dan di Gunungkidul. Satu klaster lain adalah klaster Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB).

"Kasus Bantul (dari klaster Jamaah Tabligh) ini ada yang berhubungan dengan klaster di Gunungkidul, tapi juga ada yang berhubungan dengan yang di Sleman," jelas Berty.

Selain terkait Jamaah Tabligh, empat orang positif Covid-19 hari ini tercatat kontak dengan pasien dalam pengawasan (PDP), seorang menerima tamu dari Jakarta, dan sisanya melakukan perjalanan ke Jakarta, Klaten, Balikpapan, dan Surabaya.

Atas meluasnya klaster Jamaah Tabligh, Berty menyatakan Pemda DIY telah menaruh atensi. "Perhatian sudah dilakukan sejak awal terdeteksi. Justru dengan tracing kontak yang optimal ini kita dapatkan kasus-kasus positif lanjutan," katanya.

Selain tambah 15 kasus positif baru, empat pasien positif Covid-19 di DIY sembuh. Kondisi ini dialami empat pasien perempuan berusia 13, 32, 45, dan 49 tahun.

Dengan demikian, dari 137 kasus positif, total 57 pasien telah sembuh. Adapun jumlah kematian positif Covid-19 DIY bertahan di angka tujuh kasus selama tiga pekan ini.

Tiga pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal hari ini, termasuk remaja 13 tahun asal Bantul. Dari tiga PDP meninggal ini, salah satunya belum di-swab. Saat ini, 135 PDP tengah menanti hasil tes dan 12 orang di antaranya telah wafat.

Adapun 749 orang telah dites dengan hasil negatif, sedangkan 43 orang di antaranya meninggal. Di DIY, total ada 1021 PDP dan 5224 orang dalam pemantauan (ODP).

1132