Home Kebencanaan 56 WNA Kru Kapal Asing di Batam Dirapid Test, 1 Reaktif

56 WNA Kru Kapal Asing di Batam Dirapid Test, 1 Reaktif

Batam, Gatra.com - Satu dari 56 warga negara asing (WNA) kru kapal asing menujukan hasil reaktif setelah dilakukan rapid test, Kamis (14/5). Rencananya, WNA itu, akan menjalani uji swap untuk memastikan kondisi kesehatanya.

Seluruh kru kapal yang menjalani rapid tes berasal dari kapal MT Maluku Palm, kapal MT Baltic Commodore dan kapal MT Flores Palm yang berlayar dari Singapura ke Batam. Mereka tiba di Batam secara bertahap sejak 27 April lalu, dan menunggu jadwal kepulangan ke negara asalnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan, seluruh WNA yang merupakan crew kapal wajib menjalani rapid test untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Hasilnya diketahui satu orang WNA dinyatakan Reaktif. Sedangkan 55 orang WNA dari berbagai Negara itu dinyatakan Non Reaktif. 

“Kini puluhan WNA itu di tempatkan oleh agen PT Snepac untuk melakukan karantina di Resort Harris Hotel Batam untuk dilakukan tindakan medis lain supaya dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 dari luar daerah di Kota Batam, Kepri,” ujarnya. 

Menurutnya, proses rapid test kepada crew kapal yang dilakukan tim medis puskesmas Kecamatan Sekupang, Kota Batam telah sesuai dengan protokol kesehatan oleh Kemenkes, mengingat puluhan crew kapal tersebut berasal dari negara luar. Meski mayoritas crew kapal itu, telah menjalani serangkaian test kesehatan dan melakukan karantina mandiri selama 14 hari. 

Dia menambahkan, WNA itu diketahui masuk ke Batam melalui Pelabuhan Tanjungpinggir, Kecamatan Sekupang dan Pelabuhan Sijantung Kecamatan Galang, Batam secara bertahap. 

Berdasarkan data yang diperoleh, puluhan WNA itu mulai masuk ke Batam pada 27 Maret 2020, yang berjumlah 22 WNA dan tanggal 29 April 2020 sebanyak 22 orang WNA yang kembali masuk Batam melalui pelabuhan Tanjungpinggir. Kemudian pada 11 Mei 2020 kembali masuk sebanyak 20 orang WNA melalui pelabuhan Sijantung Galang, Batam, dengan keagenan PT Snepac.

“Yang menjalani rapid test ada Crew kapal WNA Philipina 27 orang, WNA Cina 14 orang, WNA India 2 orang, WNA Ukraina 4 orang, Pakistan 1 orang, Myanmar 3 orang dan WNA asal Rusia satu orang. Seluruhnya juga telah menjalani pemeriksaan berkala oleh petugas bea dan cukai, imigrasi, kantor karantina dan syahbandar,” ujarnya. 

Kepala UPT Puskesmas Sekupang, Kota Batam Dr.Desi Asty menyebut, proses pelaksanaan rapid tes kepada crew kapal yang seluruhnya WNA itu di bagi menjadi dua kelompok, untuk memudahkan tim medis dalam bekerja. Kelompok satu terdiri dari 26 orang WNA, sedangkan kelompok dua terdiri dari 30 orang yang ditargetkan selesai dalam satu hari. 

“Proses rapid test dilakukan secepat mungkin untuk mengetahui dan mengantisipasi WNA itu menyebarkan Covid-19 di Batam. Pada kelompok pertama hasil rapid tes seluruhnya non reaktif, sedangkan yang tergabung dalam kelompok ke dua ada satu orang WNA dengan hasil Reaktif dan akan dilakukan tindakan medis untuk meminimalisir penyebaran,” tuturnya. 

181