Home Kebencanaan DPRD Sumut Soroti Penyaluran Sembako di Simalungun

DPRD Sumut Soroti Penyaluran Sembako di Simalungun

Simalungun, Gatra.com - Distribusi pembagian sembako untuk warga terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), disorot Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut. Bedasarkan hasil pengawasan di lapangan pada 18 Mei 2020 lalu ditemukan kekurangan isi paket sembako yang harusnya di distribusikan kepada warga.
 
Anggota DPRD Sumut Rony Leonardo Situmorang mengatakan, lebih mengedepankan kebutuhan masyarakat. Kata dia, masyarakat saat ini sedang dalam masa sulit karena pandemi Corona Virus Disaese 2019 (Covid-19). Sehingga bantuan harus segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
 
"Kami mengedepankan kebutuhan masyarakat, bahwa saat ini kondisinya sedang sulit. Kami tidak ingin menghambat proses distribusi sembako ini dari pemerintah provinsi ke pemerintah kabupaten dan selanjutanya kepada masyarakat," katanya, Kamis (21/5).
 
Ia meminta masyarakat untuk mengecek secara detail pada saat menerima bantuan sembako, sehingga jumlah bantuan tepat sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah provinsi.
 
"Kami anggota DPRD tidak mungkin melakukan pengawasan satu per satu. Jadi kepada masyarakat agar mengawasi dengan cara sebelum dibuka agar merekam dalam videa bantuan sembako yang diterima. Lihat apa isinya," kata politisi Partai Nasdem.
 
Paket sembako dari Pemerintah Provinsi berisi beras 10 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter dan mie instan 20 bungkus. Sehingga total bantuan jika dalam bentuk uang sebesar Rp225 ribu.
 
Sebelumnya, DPRD Sumut menemukan kekurangan dalam paket sembako yang dikirim ke Simalungun. Sampel sebanyak 20 kardus dari satu truk dan lima sample yang baru saja yang dibuka ada kekurangan. Setelah ditimbang dengan dua timbangan yang ada, hasilnya berat beras bervareasi, yakni 8,5 kilogram, 9,5 kilogram dan gula pasir 1,75 kilogram.
 
Temuan ini didapat, saat Anggota DPRD SU Rony Leonardo Situmorang  dan Hidayah Harlina Gusti dari Fraksi PKS melakukan pengawasan distribusi 78.659 paket sembako bantuan dari Pemprov Sumut kepada Pemkab Simalungun.
 
Video pengawasan distribusi sembako ini kemudian menjadi viral di media sosial facebook milik Rony. Dan mendapat respon dari publik. Dalam video ini Rony meminta untuk mencek ulang jumlah bantuan karena ditemukan kekurangan.
223