Home Kebencanaan Ibu dan Balita Positif Corona dari Klaster Gereja HOG Batam

Ibu dan Balita Positif Corona dari Klaster Gereja HOG Batam

Batam, Gatra.com - Penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), melalui transmisi lokal dari Klaster Gereja House Of Glory (HOG) Eden Park semakin masif dan memperihatinkan. Sebanyak 40 orang pasien dalam pengawasan telah terkonformasi positif Covid-19 dari klaster ini. Yang terbaru satu keluarga, beserta balita juga dinyatakan positif terpapar Covid-19 dari klaster yang sama.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam dr.Didi Kusmarjadi menyampaikan data terbaru kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Batam mencapai 165 orang pasien. Sementara 12 orang pasien positif telah meninggal dunia dan 79 orang telah dinyatakan sembuh. Di Batam jumlah PDP mencapai angka 583 orang, sedangkan ODP 4.969 orang yang tebgan menjakani observasi di pusat karantina Pemko dan BP Batam.

Data ini merupakan hasil pemeriksaan swab oleh Tim analis BTKLPP Batam, berdasarkan hasil tracing closes contact yang terus berlangsung. Yang menjadi perhatian, penyebaran dari klauster HOG Kota Batam. Seorang anak perempuan berinisial AAP berusia 5 Tahun, terkonfirmasi positif Covid-19.

"Bocah ini tertular dari Ibu kandung yakni FH, 39 tahun serta saudaranya JH 9 tahun. Keluarga pasien tinggal di Kavling Senjulung Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam, merupakan kasus baru nomor 158 di Kota Batam. Yang bersangkutan merupakan anak kandung dari terkonfirmasi positif kasus nomor 134 dan juga adik kandung dari pasien positif nomor 140," katanya, Kamis (11/6) di Batam.

Dari hasil Pengembangan dan Penyelidikan Epidemiologi (PE) lebih lanjut terhadap klaster HOG, kata Didi, disimpulkan bahwa masih mungkin terjadi pertumbuhan kasus Covid-19 baru yang berkaitan dengan berbagai kluster tersebut.

Sesuai dengan hasil penyelidikan epidemiologi yang terus dilakukan oleh Tim Surveillance Kota Batam terhadap klaster ini, berpotensi dapat terjadi transmisi lokal yang semakin banyak.

"Keluarga ini sudah mendapat perawatan intensif di ruang isolasi RS Elizabeth Baloi Batam sejak 4 Juni 2020, balita ini dirawat sebagai pasien PDP dengan riwayat klose contact dengan ibu dan saudara kandungnya yang terlebih dahulu terkonfirmasi positif. Demi memutus rantai penyebaran, kepada seluruh masyarakat untuk tetap mengikuti anjuran Pemerintah, menjaga jarak, senantiasa mencuci tangan," ujarnya.

Direktur RS Santa Elizabeth Batam dr. Fedrik Ivander mengatakan, sejauh ini kondisi pasien postif Covid-19 tersebut dalam keadaan stabil dan tidak merasakan adanya gangguan kesehatan yang berarti. Pengambilan sample liur untuk tes swab PCR tenggorokan berkala juga dilakukan. Pihak rumah sakit juga mengambil metode perawatan trauma pyshikis, mengingat usia pasien masih balita.

Menurutnya, potensi penyebaran Covid-19 di Batam mansih tinggi, mengingat masih banyak ditemui masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi protokol kesehatan dan himbauan dari pemerintah guna menekan laju pertumbuhan kasus penyakit mematikan ini.

"Jumlah pasien positif Covid-19 dapat ditekan dengan tetap dirumah saja dan mengenakan masker jika terpaksa harus keluar rumah serta selalu menjaga jarak pisik, memelihara kesehatan dengan makan makanan seimbang dan berolahraga secara teratur serta istirahat yang cukup," tuturnya.
 

981