Home Milenial Jadi Donor Plasma Covid, 10 Polisi Diganjar PMI NTT

Jadi Donor Plasma Covid, 10 Polisi Diganjar PMI NTT

Kupang, Gatra.com - Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Timur, memberikan penghargaan kepada 10 anggota polisi yang sudah menjadi pendonor plasma bagi pasien covid-19 lainnya.

Kesepuluh anggota polisi adalah mantan pasien Covid -19 yang telah sembuh. Setelah keluar dari rumah sakit mereka melakukan donor plasma darah untuk membantu pasien Covid -19 di NTT. Mereka merupakan siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan 49 Tahun 2020, Wira Adibrata Sanskaran PJJ SPN Polda Nusa Tenggara Timur.

“Kami dari unit Transfusi Darah PMI NTT menghargai sikap dan tindakan 10 anggota polisi ini. Karena dengan sukarela telah menyumbangkan darahnya (plasma konvalesen) untuk terapi covid-19, demi kepentingan kemanusiaan melalui PMI. Karena itu kami berikan penghargaan,” kata Kepala unit Transfusi Darah PMI NTT dr. Samson Ehe Teron, Jumat (12/6).

Menurutnya, penghargaan yang diberikan tidak sebanding dengan ketulusan dan niat baik anggota polisi yang telah melakukan donor darah.

“Penghargaan yang kami berikan ini tentunya tidak sebanding dengan niat dan ketulusan 10 anggota Polda NTT ini. Karena setetes darah mereka sangat berharga untuk membantu sesame pasien Covid -19,” jelas dr Samson Ehe Teron.

Sementara itu, Kepala SPN Kombes Pol Nanang Putu Wardianto juga mengapresiasi tindakan para calon perwira Polri ini. Karena tindakan kemanusiaan tersebut ikut membantu penyembuhan pasien covid-19 lain, yang sementara menjalani perawatan.

“Saya mengapresiasi sikap tulus para anggot, mantan pasien Covid -19. Karena begitu sembuh mereka langsung melakukan donor plasma darah, membantu sesame pasien covid -19 lainnya,” kata Kombes Pol Nanang Putu Wardianto

Sebelumnya, 10 anggota polisi ini dinyatakan sembuh dari covid-19 setelah dirawat di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly sejak 26 April 2020 lalu. Mereka merupakan pasien positif covid-19 klaster Sukabumi.

Kesembuhan seluruh pasien covid-19 di rumah sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang ini diakui Kepala rumah sakit bahwa, mereka disiplin dan taat terhadap protokol kesehatan yang diberlakukan.

“Setiap pagi pasien berjemur dan olahraga, ditambah asupan gizi dan vitamin serta pelayanan terbaik dari tim medis dan pasien taat pada pola isolasi mandiri,” kata Karumkit RS Bayangkara Kupang, Kompol dr Hery Purwanto

Mereka yang menerima penghargaan masing-masing Muhamad Aris, Masandri Pol Sereh, Jefri Apmalo, Sam Ihing dan Januardhana Rambi. Selanjutnya Yosef Fredik S Sala Mali, Rocky M Blegur, I Wayan Suyasa, Yeremia Benny Bistolen dan Imanuel Maure.

144