Home Kebencanaan Covid-19 Belum Usai, Bencana Alam Juga Hantui Mamuju

Covid-19 Belum Usai, Bencana Alam Juga Hantui Mamuju

Mamuju.Gatra.com - Belum selesai pandemi Covid-19, ancaman bencana alam kini menghantui. Di musim penghujan saat ini, bencana banjir menjadi ancaman bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, kanal, dan permukiman warga di dataran rendah di kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Banjir yang terjadi di dalam kota Mamuju kemarin, membuat sebagian warga panik lantaran air datang secara tiba-tiba dari pengunungan Mamuju.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju, Muhammad Ali Rachman mengatakan, pihak BPBD Mamuju selalu siap 24 jam memberikan pertolongan terhadap warga terdampak bencana, walaupun peralatan yang dimilki oleh BPBD masih sangat terbatas. Banjir yang terjadi kemarin merupakan banjir yang setiap tahunnya terjadi saat musim penghujan. Dia menambahkan, air dari pegunungan tersebut hanya lewat dan menggenangi rumah warga dalam beberapa saat.

"Intinya BPBD siap dan siaga 1x24 jam terhadap bencana apa saja untuk memberikan pertolongan. Banjir di Mamuju kemarin, banjir yang sering terjadi setiap musim penghujan setiap tahunnya. Banjir tersebut tidak berlangsung lama, namun menggenangi pemukiman warga," kata Ali Rachman. Minggu, (21/6).

Ali Rachman mengungkapkan dalam mengantisipasi bencana banjir dan bencana alam lainnya, pihaknya akan berkolaborasi program dengan 3 instansi pemerintah daerah, di antaranya, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang,dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Mamuju.

Sementara itu, refocusing yang dilakukan oleh pemerintah daerah untuk menangani wabah corona, juga berimbas pada anggaran penanggulangan bencana di BPBD Mamuju. Awalnya, anggaran penanggulangan bencana di BPBD Mamuju untuk tahun 2020 berkisar Rp2 milyar lebih. Namun setelah di-refocusin,g Ali Rahman tidak mengetahui persis besaran anggaran tersisa.

"Saya belum tahu berapa yang telah di-refocusing dan sisanya, yang jelas ada sisa untuk penanggulangan bencana alam," ujarnya.

Dia menuturkan, anggaran penanggulangan bencana tidak boleh habis. Jika ada bencana alam, Pemerintah daerah bisa menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

Dalam video conference antara Pemda Mamuju dan Pemerintah Pusat, Bupati Mamuju Habsi Wahid telah mengusulkan anggaran penanggulangan bencana sebesar Rp12 Milyar untuk tahun anggaran 2021.

523