Home Kesehatan Setiap Tahun Turun, Lobar Targetkan 2024 Bebas Stunting

Setiap Tahun Turun, Lobar Targetkan 2024 Bebas Stunting

Lombok Barat, Gatra.com - Bupati Lombok Barat (Lobar) Fauzan Khalid menyatakan, masalah stunting kondisi gagal pertumbuhan pada anak (pertumbuhan tubuh dan otak) akibat kekurangan gizi di wilayahnya terus mengalami penurunan setiap tahun. Bahkan pihaknya menargetkan, tahun 2024 Lobar bebas dari stunting.

Bupati menyebut, tahun 2008, angka stunting di Lobar hampir menyentuh angka 50 peren, dan pada tahun 2014 angkanya turun menjadi 38 persen. Lalu tahun 2016 turun lagi menjadi 36 persen. Namun sejak 2016, daerah ini mulai serius melakukan intervensi sehingga sekarang berada pada angka 21 persen.

“Sensus stunting yang kita akan laksanakan Agustus 2020 mendatang. Kita laksanakan sensus pada Februari dan Agustus. Saya berharap angka stunting akan turun secara bersamaan menghadapi wabah Covid-19 ini,” kata Fauzan, Selasa (23/6). 

Bupati melanjutkan, secara angka stunting nasional, saat ini angkanya mencapai sekitar 29 persen. Angka Provinsi NTB masih berkutat pada angka sekitar 30 persen. Baik angka nasional maupun Provinsi NTB, Kabupaten Lobar secara rata-rata angka marginnya cukup memuaskan.

“Kita berupaya agar angka stunting ini terus menurun, sampai endingnya tembus pada angka nol persen. Atas kebershasilan ini, tahun 2018-2019, banyak daerah-daerah yang melakukan kunjungan ke Lobar, bahkan lembaga kesehatan resmi dunia seperti WHO dan lembaga kesehatan tingkat regional dan ASEAN,” tuturnya

Dia mengaku, masalah stunting di Lobar merupakan pekerjaan yang harus segera dituntaskan. Penyelesaiannya, menurut dia, diawali dari orang tua dan calon bayi. Intervensi maksimal dilakukan pada seribu hari kehidupan pertama terhitung sejak bayi lahir.

52