Home Ekonomi Ini Upaya Pemprov Jabar Bantu UMKM Terdampak Covid-19

Ini Upaya Pemprov Jabar Bantu UMKM Terdampak Covid-19

Jakarta, Gatra.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan telah melakukan berbagai upaya untuk membantu 37.000 UMKM terdampak Covid-19 di Jawa Barat.

"Indonesia adalah negeri UMKM yang 90% lebih ekonomi kita adalah ekonomi kecil dan menengah. kita ini bukan ekonomi konglomerasi, di Jawa Barat juga sama," katanya dalam webinar nasional UMKM melalui aplikasi Zoom, Rabu (1/7).

Ia menyebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang melakukan lima upaya untuk membantu UMKM terdampak Covid-19. Pertama, membantu UMKM agar mudah mendapatkan suplai bahan baku. Kedua, mempermudah UMKM mendapatkan modal.

"Tiga, melancarkan produksi dan distribusi yang kemarin terhambat. Keempat, menstimulasi menaikkan daya beli. Dan kelima, membantu menaikkan omzet penjualan," jelasnya.

Menurut Kang Emil, pandemi Covid-19 ini menimbulkan pergeseran perilaku konsumen terutama dalam hal mobilitas. Alasannya, konsumen lebih banyak menghindari kegiatan di luar rumah dengan alasan kesehatan di masa pandemi ini.

"Oleh karena itu dalam situasi disrupsi ini hadir pula peluang usaha yang harus ditangkap. Pertama, pasar dan belanja online. Kemudian bisnis jasa pengantaran barang juga menjadi peluang besar," ucapnya.

Selanjutnya,  Kang Emil juga menyebutkan peluang usaha lain di masa pandemi Covid-19 ini yakni home service delivery, bisnis makanan beku, pendidikan online, produk fesyen baru seperti masker dan face shield, produk jamu, dan lainnya.

Selain itu, Pemprov Jabar juga bersiap membentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk pemulihan ekonomi UMKM. BLUD ini nantinya akan menjadi salah satu sumber pendanaan bagi UMKM selain perbankan konvensional.

"Per hari ini kami juga sedang melakukan program padat karya, sudah 50.000 warga Jawa Barat, dalam empat minggu terakhir terlibat dalam proyek proyek padat karya untuk memulihkan penghasilan mereka mereka yang terdampak Covid-19," katanya.

81