Home Kesehatan Perantau Positif Corona Ngeyel Mudik ke Madura

Perantau Positif Corona Ngeyel Mudik ke Madura

Bantul, Gatra.com - Seorang perantau asal Madura, Jawa Timur, dinyatakan positif Covid-19 di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Orang tanpa gejala (OTG) ini menolak dirawat di rumah sakit dan ngeyel pulang ke kampung halamannya.

“Dia pulang atas permintaan sendiri karena tidak mau dirawat di Bantul,” ujar juru bicara Gugus Tugas penanganan Covid-19 Bantul Sri Wahyu Joko Santoso atau Oki, saat dihubungi, Jumat (10/7).

Menurut Oki, warga ber-KTP Madura tersebut mengontrak rumah di Dlingo, Bantul. Sebelumnya ia sempat berada di Madura dan tiba di Bantul sekitar sepekan lalu.

Sesuai aturan, sebagai pendatang ia harus menjalani tes cepat, akhir pekan lalu. Lantaran hasilnya reaktif, ia mesti menjalani tes usap. Hasilnya ia positif Covid-19, tergolong sebagai OTG, dan termasuk kasus impor atau tertular dari luar DIY. “Kalau di Madura dibiarkan saja, enggak diobati,” kata Oki menirukan kata pasien tersebut.

Laki-laki 32 tahun ini termasuk delapan orang yang diumumkan positif Covid-19 di DIY, Kamis (9/7). Sore hari saat statusnya diumumkan, ia meninggalkan DIY. “Oleh warga dipaksa dirawat tidak mau. Satgas juga telah berupaya. Tapi orangnya tidak mau mematuhi peraturan,” ujarnya.

Ia pun diminta meneken surat pernyataan dan pulang ke Madura menggunakan kendaraan pribadi. Tim Gugus Tugas Bantul sempat mengantarkan hingga batas wilayah DIY. “Kami sudah berkordinasi dengan Dinas Kesehatan DIY. Nanti dinas yang menghubungi Dinas Kesehatan Jatim,” kata Oki.

Petugas telah melacak kontak erat warga Madura tersebut. Hasilya, dua orang melakukan kontak erat. Keduanya telah menjalani tes usap, tapi belum diketahui hasilnya.

“Masyarakat hendaknya tetap mematuhi protokol kesehatan meski sudah mau normal baru. Zona kuning atau hijau bukan berarti aman dari penularan,” imbaunya. Oki menyatakan kemungkinan pasien tersebut akan dikeluarkan dari data kasus positif Covid-19 DIY.

Sehari usai pasien asal Madura itu pulang, sehingga kasus positif di DIY 'berkurang', hari ini kasus positif Covid-19 di DIY bertambah tujuh orang. Ketujuh orang itu lima warga Gunungkidul, serta seorang dari Bantul dan Sleman.

Mayoritas kasus ini tertular dari pasien positif Covid-19 sebelumnya. Empat dari lima warga Gunungkidul itu, misalnya, tertular dari seorang pasien positif sebelumnya. Pasien usia 61 tahun ini positif Covid-19 dari hasil skrining di rumah sakit dan diumumkan pada 5 Juli silam.

"Hari ini terdapat tambahan 7 kasus positif, sehingga total kasus positif Covid-19 di DIY sebanyak 364 kasus,” ujar Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih.

Selain tambahan positif, hari ini pasien yang sembuh bertambah seorang. Alhasil total pasien Covid-19 yang sembuh 288 orang. Adapun 9 orang positif meninggal, selain 26 dari 131 pasien dalam pengawasan (PDP) dalam proses tes.

Sebanyak 1482 PDP telah dites usap dengan hasil negatif--dan sedikitnya 89 orang meninggal hingga kemarin. DIY mencatat total 1977 PDP dan 7918 orang dalam pemantauan (ODP).

225