Home Kebencanaan Lagi, Banyumas Perpanjang Status Tanggap Darurat COVID-19

Lagi, Banyumas Perpanjang Status Tanggap Darurat COVID-19

Purwokerto, Gatra.com - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana nonalam COVID-19. Perpanjangan ketiga kalinya ini berlaku selama satu bulan.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, status tanggap darurat tertuang pada Surat Keputusan Bupati Banyumas Nomor 340/714/Tahun 2020 tentang Perpanjangan Ketiga Status Tanggap Darurat Bencana Non-Alam Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Wilayah Kabupaten Banyumas akan berakhir pada 31 Agustus 2020.

"Dengan perpanjangan ini, maka anggaran akan diambil dari anggaran belanja tak terduga," katanya, melalui keterangan pers, Rabu (5/8).

Dia mengatakan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait teknis pencegahan dan penanggulangan Covid-19, sesuai dengan kewenangannya dapat mengajukan kebutuhan anggaran kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BAKD) yang diformulasikan menggunakan Rencana Kebutuhan Anggaran (RKB).

Dia mengatakan, perpanjangan masa status tanggap darurat ini mempertimbangkan sejumlah hal. Di antaranya berdasarkan hasil perhitungan dan analisis angka reproduksi efektif serta kajian lapangan.

Menurut Bupati, berdasarkan hasil perhitungan dan analisis angka reproduksi efektif (Rt) dari tenaga ahli Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, serta kajian di lapangan oleh Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, penyebaran atau penularan COVID-19 di Banyumas sampai batas waktu akhir perpanjangan tanggap darurat kedua belum terkendali.

"Sehingga perlu memperpanjang status tanggap darurat bencana nonalam COVID-19 di Kabupaten Banyumas," ujarnya.

Adapun berdasar informasi pada laman covid19.banyumaskab.go.id per 5 Agustus 2020, di Kabupaten Banyumas secara keseluruhan tercatat 196 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19 terdiri atas 168 orang dinyatakan sembuh, 23 orang masih dirawat serta lima orang meninggal dunia.

261