Home Hukum Polisi Dalami Peran 5 Pelaku Penyerangan di Solo

Polisi Dalami Peran 5 Pelaku Penyerangan di Solo

Solo, Gatra.com - Saat ini pelaku masih mendalami peran lima orang pelaku penyerangan dan tindakan intoleransi di Metrodanan, Pasar Kliwon, Sabtu (11/8). Polisi masih mencari oknum lainnya yang diduga terlibat dalam kasus pengeroyokan dan penyerangan ini.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan pihaknya sudah mengantongi nama-nama yang terlibat dalam penyerangan di rumah Habib Umar Assegaf, Sabtu (11/8) lalu. "Kami tetap melakukan pengejaran terhadap pelaku-pelaku kelompok intoleran," ucap Luthfi dalam jumpa pers di Mako 2 Satlantas Polresta Solo, Selasa (11/8).

Luthfi juga telah memerintahkan jajaran Kapolres di Jawa Tengah untuk mengantisipasi adanya tindakan intoleran di wilayahnya. "Di semua wilayah hukum Jawa Tengah, khususnya Solo," ucapnya.

Saat ini kepolisian masih mendalami peran lima orang yang ditangkap. Empat pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini kepolisian juga masih melakukan penyelidikan terkait otak penyerangan di rumah Habib Umar Assegaf ini.

"Peran mereka macam-macam, sudah kami dalami satu per satu. Ada yang menggunakan alat, ada yang melempar dengan batu, ada juga yang memprovokasi," ucapnya.

Polisi juga telah menyita beberapa barang bukti dari kasus ini. "Barang buktinya kayu, batu, motor dan mobil. Saat ini sudah kita amankan," ucapnya.

Polisi masih akan melakukan pengembangan penyelidikan terkait kasus ini. Namun saat ini kepolisian belum melihat adanya keterkaitan dari eks napi terorisme dalam kasus ini. "Kalau eks napiter belum ada, yang jelas mereka ini kelompok intoleran. Makanya saya ingin agar seluruh Kapolres di Jawa Tengah menindak tegas kasus intoleransi," ucap Luthfi.

 

 

207