Home Gaya Hidup Belum Bebas Covid-19, Puluhan Ribu Berjejal di Alun-alun

Belum Bebas Covid-19, Puluhan Ribu Berjejal di Alun-alun

Tegal, Gatra.com - Di tengah pandemi Covid-19, puluhan ribu orang berkumpul untuk mengikuti Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H di Alun-alun Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu malam (19/8). Mereka datang dari berbagai daerah.

Tabligh Akbar yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal bersama Jamiyah Rotibain tersebut menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Kehadiran ulama asal Kota Solo itu menjadi magnet bagi puluhan ribu syechermania, sebutan pencinta Habib Syech, dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Jawa Timur untuk datang ke Kota Bahari. Mereka bahkan ada yang sudah berdatangan sejak pagi dengan mayoritas adalah anak-anak usia belasan tahun.

Banyaknya orang dari luar kota yang datang tersebut membuat aparat kepolisian dan TNI melakukan upaya antisipasi terjadinya kerumunan dengan mengumpulkan para syechermania sebelum acara dimulai untuk diberikan arahan terkait protokol kesehatan, seperti menjaga jarak. Selain itu, mereka yang tidak memiliki masker juga diberikan masker.

Kendati demikian, pada saat acara berlangsung, kawasan alun-alun berubah menjadi lautan manusia hingga tak menyisakan ruang untuk penerapan jaga jarak. Jemaah bahkan meluber hingga ke sepanjang Jalan Pancasila.

Tak sedikit dari mereka tampak tak memakai masker meskipun panitia melalui pembawa acara berulangkali mengingatkan dan mengimbau agar jemaah memakai masker. Ada juga yang memakai masker namun diturunkan ke dagu.

Sepanjang acara rutin untuk menyambut Tahun Baru Islam yang berlangsung mulai pukul 19.30 hingga pukul 23.00 WIB itu, jemaah tetap larut dalam alunan shalawat seakan tak memedulikan imbauan untuk menjaga protokol kesehatan.

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono yang hadir bersama pejabat Forkompinda mengatakan, acara tabligh akbar sudah lama dinanti masyarakat, terutama para syechermania.

"Ini sudah dinanti-nanti. Menantinya sudah sejak sebulan lalu. Bahkan dari tadi pagi sudah pada hadir di Kota Tegal. Saya mengucapkan selamat datang. Kita doakan mudah-mudahan para ulama, habaib, kiai dipanjangkan umurnya," ujarnya saat memberikan sambutan.

Sementara itu Habib Syech mengajak jemaah yang hadir untuk terus bershalawat serta mendoakan Indonesia aman dan segera terbebas dari virus corona. "Insya Allah, semua majelis sholawat di seluruh Indonesia terbuka kembali. Ini barometernya di sini, insya Allah luar biasa. Saya doakan semua sehat," ujarnya.

Menurut Habib Syech, kehadirannya dalam tabligh akbar menyambut Tahun Baru Islam di Kota Tegal merupakan kali pertama di masa pandemi Covid-19. "Kegiatan-kegiatan ini dilakukan sebagai bukti bahwa kita ini cinta NKRI, jangan dikatakan kami anti NKRI, kita ini pembela NKRI. NKRI harga mati," ucapnya.

Sebagai informasi, setelah sebulan lebih nihil penambahan kasus Covid-19, Kota Tegal kembali mencatatkan kasus positif pada awal Agustus. Terdapat 46 kasus baru yang diumumkan Pemkot Tegal pada 7 dan 10 Agustus lalu.

Sementara berdasarkan data yang tercatat di coronategalkota.go.id pada Kamis (20/8), terdapat tujuh pasien positif yang masih dirawat. Dari jumlah itu, empat orang di antaranya merupakan warga Kota Tegal. Jumlah itu mengalami penambahan dari data pada Selasa (11/8) yang mencatat ada dua warga Kota Bahari yang dirawat karena positif Covid-19.

16347