Home Info Kementrian Sinergi untuk Wujudkan Desa Berketahan Sosial

Sinergi untuk Wujudkan Desa Berketahan Sosial

174

Sukabumi, Gatra.com - Pusat Penyuluhan Sosial (Puspensos), Kementerian Sosial (Kemensos) menggelar kegiatan Sinergi Kerjasama Lintas Kementerian / Lembaga di Sukabumi, Jawa Barat yang berlangsung pada 24 - 26 Agustus 2020.

Kegiatan yang diikuti oleh 30 peserta dari berbagai lintas sektor di lingkungan Kemensos maupun Kementerian / Lembaga lain seperti Bappenas, Kemenko PMK, Kementerian Riset & Teknologi/Badan Riset & Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) ini dilaksanakan dalam rangka percepatan penanganan kesejahteraan sosial.

Kegiatan ini selain menghadirkan lima narasumber dari eselon II di Lingkungan Badan Pendidikan, Penelitian dan Penyuluhan Sosial (BP3S), Kemensos, juga menghadirkan Direktur Penanggulangan Kemiskinan & Kesejahteraan Sosial, Kementerian PPN/Bappenas, Deputi Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan & Perlindungan Sosial Kemenko PMK, Deputi Bidang Penguatan Inovasi, Kemenristek/BRIN & Direktur Anggaran Bid. Pembangunan Manusia & Kebudayaan, Kementerian Keuangan.

Dr. Hasim, Kepala Pusat Penyuluhan Sosial saat penyampaian laporan kegiatan itu mengatakan, salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah memperkuat kebijakan pusat penyuluhan sosial dalam mewujudkan desa berketahanan sosial melalui penyuluhan sosial transformatif sebagai brand value penyuluhan sosial berbasis digitalisasi multimedia.

Selain itu, Hasim juga mengatakan kegitan ini dilaksanakan untuk memperoleh ide dan aspirasi dari unit teknis Kemensos serta dapat tersusun kisi - kisi MOU kerjasama dalam penerapan inovasi teknologi tepat guna kepada masyarakat desa berketahanan sosial.

Sedangkan Kepala BP3S, Prof. Syahabuddin saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka kegiatan ini pada Selasa (25/08), menyampaikan bahwa sinergi ini sangat dibutuhkan sebagai upaya mengoptimalkan terwujudnya tujuan desa berketahanan sosial.

Kerjasama yang diharapkan pertama berupa sinergi program / kegiatan yang bisa membantu meningkatkan peran dan fungsi penyuluh sosial masyarakat dalam upaya memanfaatkan potensi / sumber dari kearifan lokal masyarakat sehingga memiliki nilai bagi peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat.

Kedua untuk mendapatkan sinergi dalam membentuk dan memperkuat kelembagaan lokal yang ada di masyarakat sehingga mampu mengelola potensi/sumber yang ada, meningkatkan kapasitas SDM masyarakat serta membangun dan juga memperluas jaringan sosial.

“Kementerian Sosial tidak bisa besar tanpa mitra, tapi perlu dukungan pilar-pilar juga kerjasama dengan Kementerian / Lembaga seperti halnya dengan Kemenristek/BRIN dan lainnya," kata Syahabuddin.

 

 

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS