Home Politik Ruang Tes CPNS Jepara Disterilisasi 2 Jam Tiap Sesi

Ruang Tes CPNS Jepara Disterilisasi 2 Jam Tiap Sesi

Jepara, Gatra.com - Seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, resmi dimulai pada Jumat (11/9) hari ini hingga Minggu (13/9) mendatang. Sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid-19, ruang tes dilakukan sterilisasi selama dua jam tiap pergantian sesi SKB.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara, Samiadji mengatakan, sterilisasi ruang dilakukan dengan penyemprotan disinfektan. Setelah itu, peserta SKB CPNS Jepara baru boleh masuk ruang untuk tes dengan durasi selama 90 menit.

Langkah pencegahan penularan Covid-19 dalam tes SKB ini, sesuai protokol yang ditetapkan Kementrian Kesehatan, Kementrian Dalam Negeri, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). “Jeda per sesi tes ada waktu dua jam untuk proses sterilisasi,” ujarnya, Jumat (11/9).

Tes SKB yang dilakukan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini per harinya maksimal hanya dilakukan tiga sesi. Adapun rinciannya, sesi pertama mulai pukul 08.30-10.00 WIB.

Kemudian sesi kedua pukul 11.30-13.00 WIB dan sesi ketiga pukul 14.30-16.00 WIB. Setiap sesinya, jumlah peserta maksimal 110 orang. Peserta juga diwajibkan hadir maksimal 120 menit sebelum pelaksanaan tes di ruang yang disediakan panitia.

Sesuai petunjuk BKN selaku panitia seleksi nasional, lanjut Samiadji, dalam tes SKB menerapkan protokol kesehatan ketat. Misalnya cuci tangan hingga jaga jarak. Selain itu peserta CPNS Jepara diwajibkan membawa masker, face shield, dan sarung tangan. Termasuk, peserta dianjurkan untuk isolasi mandiri selama 14 hari sebelum tes.

“Untuk peserta total ada sebanyak 866 orang, mereka terdiri atas 841 peserta yang ujian di UNS, sisanya sebanyak 45 peserta bakal ujian di luar UNS,” imbuhnya.

Ditambahkan, jumlah formasi CPNS Jepara dalam perekrutan tahun 2019 yaitu sebanyak 381 lowongan. Dari total kumulatif itu, sebanyak 63% adalah formasi tenaga kependidikan. Kemudian sebanyak 21% formasi untuk tenaga kesehatan. Sisanya, sebanyak 16% untuk tenaga teknis.

 

152