Home Gaya Hidup Balap Lari Liar Mulai Mewabah di Wonogiri

Balap Lari Liar Mulai Mewabah di Wonogiri

Wonogiri, Gatra.com- Aksi balap lari liar menjadi fenomena baru di kalangan anak muda Indonesia. Bahkan trend ini telah mewabah di Wonogiri.
 
Meski begitu, salam even ini tidak ada hadiah untuk pemenang balapan dan tiada sanksi bagi yang kalah. Para pemuda ini mengaku memilih balapan lari ketimbang bersepeda malam hari sebagai sebuah trend baru.
 
"Tak ada hadiah bagi pemenang maupun hukuman bagi yang kalah balapan, have fun saja," kata pria yang berinisial Boncel, Senin (21/9).
 
Boncel mengatakan, balap lari liar di Wonogiri ini baru dilakukan pada Selasa (15/9) dini hari. Jarak start dan finish sekitar 40 meter. Balap lari itu sendiri dilakukan sekitar pukul 00.30 WIB.
 
Menurutnya, even tersebut cukup ramai oleh penonton yang kebanyakan dari kalangan pemuda. Sementara untuk teknisnya, saat balapan para peserta diwajibkan tidak memakai alas kaki alias nyeker. Sedangkan untuk kostumnya bebas, yakni kaos oblong dan celana pendek.
 
"Jauh hari sebelum balapan digelar, sudah kita umumkan melalui akun-akun media sosial," ucapnya.
 
Meski tak resmi, balapan lari itu banyak diminati oleh kalangan pemuda. Mereka rata-rata berusia 20-an tahun. 
 
"Sudah empat kali balapan lari ini kita gelar," ujarnya.
 
Boncel menambahkan, peserta balapan dihimbau untuk membawa antiseptik cair sendiri. Hal ini untuk berjaga-jaga bilamana memerlukan lantaran mengalami kecelakaan seperti terjatuh di arena yang berupa jalan aspal. 
 
"Intinya, jika luka ditanggung masing-masing peserta," tandasnya.
180