Home Kebencanaan Puluhan Karyawan Hotel dan Bank di Sumbar Positif Covid-19

Puluhan Karyawan Hotel dan Bank di Sumbar Positif Covid-19

Padang, Gatra.com- Hotel berbintang di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) menjadi klaster baru penyebaran virus corona. Sebanyak 23 orang karyawan Hotel Pangeran Beach dan 1 orang karyawan Hotel Pangeran City terdeteksi positif COVID-19. General Manager Hotel Pangeran Beach, Soedjoko membenarkan 23 karyawannya yang terdiri dari petugas akunting, laundry, hingga petugas keamanan terkonfirmasi positif COVID-19.

"Karyawan yang positif sudah isolasi. Semua ruangan rutin kami semprot dengan disinfektan. Kita juga lebih waspada, dengan menerapkan protokol kesehatan super ketat," kata Soedjoko kepada Gatra.comSabtu (3/10).

Kendati begitu, pelayanan hotel tetap dibuka dengan alasan karyawan yang positif COVID-19 berasal dari back office, dan tidak berkaitan dengan layanan terhadap tamu. Apalagi seluruh karyawan telah di-swab secara berkala, serta karyawan kontrak telah dirumahkan, dan seluruh tamu juga diperiksa suhu tubuh.

Selain itu, sebelumnya sebanyak 74 karyawan BRI Wilayah Sumbar dan BRI Cabang Padang juga terpapar virus corona. Akibatnya semua layanan untuk nasabah bank ditutup sementara minimal tiga hari. Kemudian, karyawan yang boleh masuk hanya terkonfirmasi negatif atau kerja bersifat work from home.

"Setelah tiga hari, pelayanan baru boleh dibuka. Tapi hanya yang negatif Covid-19 bisa masuk. Sebab kantor BRI itu sudah menjadi klaster baru," ujar Juru Bicara Penanganan COVID-19 Sumbar, Jasman Rizal.

Selain puluhan karyawan hotel dan perbankan, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Arry Yuswandi, Direktur Utama RS Ahmad Mochtar Bukittinggi, Khairul Said, mantan Rektor Universitas Andalas, Musliar Kasim juga dinyatakan positif Covid-19. Ketiganya masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG).

Diketahui data terakhir, total masyarakat Sumbar terinfeksi Covid-19 sebanyak 6.681 orang. Hal itu setelah adanya penambahan 213 orang pada Jumat (2/10). Lalu total yang sembuh 3.424 orang, dan meninggal dunia 136 orang. Kemudian jumlah spesimen diperiksa 204.804, dengan positivity rate 4,06 persen.

3661