Home Info Satgas Covid-19 Laboratorium UKSW Siap Deteksi Covid, Tunggu Izin Kemenkes

Laboratorium UKSW Siap Deteksi Covid, Tunggu Izin Kemenkes

319

Salatiga, Gatra.com- Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga telah menyiapkan Laboratorium Biomolekuler BSL-3 untuk membantu proses penanganan dan pengendali Covid-19 di Jateng.

Laboratorium BSL-3 sebagai laboratorium deteksi Covid-19 berada di Jalan Diponegoro Salatiga siap untuk beroperasi hanya tinggal menunggu perintah dari Kementerian Kesehatan RI.

Ketua Satgas Pengembangan Laboratorium Biomolekuler UKSW Prof Ferdy Rondonuwu , keberadaan laboratorium tersebut untuk kepentingan nasional menelan dana mencapai 14 Miliar yang berasal dari dana murni pihak kampus UKSW.

Menurut Ferdy, keberadaan laboratorium BSL-3 sebagai laboratorium deteksi Covid-19 dipahami sebagai untuk kepentingan nasional jadi, bukan hanya untuk UKSW semata.

"Kami juga meminta dukungan dari semua pihak, tak terkecuali masyarakat dan Pemkot Salatiga karena laboratorium tersebut secara general dan sangat memenuhi untuk mendeteksi Covid-19, jika pemerintah menugaskan UKSW akan siap " kata Ferdy kepada wartawan.

Ferdy mengatakan, universitas memiliki kapasitas dan SDM yang mumpuni dalam mengelola labororium tersebut dengan dibantu oleh tiga Doktor langsung beserta tim ,

"Laboratorium Biomolekuler BSL-3 dengan anggaran mencapai Rp 14 miliar murni dari UKSW pribadi dengan tingkat keamanannya yang sangat tinggi tersebut dapat menangani setidaknya 100 sampel swab perhari," kata Ferdi

Ketua DPRD Salatiga Dance Ishak Palit saat meninjau langsung lokasi Laboratorium Biomolekuler di Jalan Diponegoro Salatiga mengapresiasi langkah pihak kampus UKSW yang telah membangun laboratorium

Menurut Dance, keberadaan labororium ini dapat membantu proses penanganan dan pengendali Covid-19 di Jateng. "Harapan besar saya, dengan adanya laboratorium ini bisa membantu penanganan Covid-19 semakin cepat," kata Dance kepada wartawan, Selasa (6/10).

Ia mengungkapkan, kelemahan penanganan Covid-19 selama ini ada di tes. Karena tes panjang, akhirnya membuat kebijakkan pengendaliannya susah. "UKSW yang mengakomodir adanya partisipasi adanya BSL-3 ini, sangat saya apresiasi sekali. Terkait kapan akan segera difungsikan, kebijakan semuanya dari Kementerian Kesehatan," kata Dance.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS