Home Politik Perempuan Dominasi DPT Pemilih Kota Padang

Perempuan Dominasi DPT Pemilih Kota Padang

Padang, Gatra.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) telah merekapitulasi sebanyak 613.513 orang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan gubernur (Pilgub) pada Pilkada serentak 2020 mendatang.  

Dari jumlah DPT tersebut, sebanyak 300.287 pemilih laki-laki dan 313.513 pemilih perempuan. Pemilih itu terbagi di 1.943 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dalam masa penetapan DPS menjadi DPT terjadi pengurangan serta penambahan, seperti karena ada yang meninggal atau adanya pemilih baru.

"Pengurangan terjadi karena ada DPS yang meninggal, atau masuk anggota TNI-Polri. Kalau penambahan karena ada pemilih baru yang telah memenuhi syarat," kata Ketua KPU Padang, Riki Eka Putra, Sabtu (17/10).

Riki mengungkapkan, jumlah DPT tersebut tersebar di 11 kecamatan atau 104 kelurahan. Adapun pemilih terbesar di Kecamatan Koto Tangah dengan jumlah 126.114 pemilih. Sementara itu, daerah pemilih paling sedikiti yakni Kecamatan Bungus Teluk Kabung dengan jumlah 18.595 pemilih.

Selain itu, pihaknya juga memastikan warga binaan lembaga pemasyarakatan (Lapas) Muaro Padang tetap bisa memilih dalam Pilkada 2020 dengan dua TPS. Termasuk di Rumah Tahanan Anak Aia juga akan ada TPS, sebab nama asal warga binaan di daerah telah dicoret dan dimasukkan ke TPS Lapas.

Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Padang, Harianto, mengaku, pihaknya sudah mendatangi dan mendata DPT di Lapas tersebut. Hal itu sesuai dengan aturan yang berlaku bahwa syarat untuk pemilih yakni memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama dan alamat sesuai KTP elektronik.

"KPU bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang untuk pendataan sistem geometrik. Sebab, berdasarkan data Lapas, data warga binaan hanya nama dan alamat," ujar Harianto.

231