Home Hukum Kejagung Apresiasi Publik Nilai Kinerja JA Cukup Memuaskan

Kejagung Apresiasi Publik Nilai Kinerja JA Cukup Memuaskan

Jakarta, Gatra.com - Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Hari Setiyono, mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan penilaian cukup memuaskan pada kinerja Jaksa Agung ST Burhanuddin dalam setahun pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

"Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat atas penilaiannya yang cukup memuaskan terhadap kinerja Jaksa Agung Burhanuddin yang baru setahun memimpin Kejaksaan Agung," kata Hari di Jakarta akhir pekan ini.

Menurut Hari, insan Kejaksaan yang dipimpin oleh Jaksa Agung bertekad akan terus berkarya dan bekerja meningkatkan pelayanan penegakan hukum kepada masyarakat.

Hari menyampaikan apresiasi tersebut terkait hasil survei yang dirilis oleh Indonesia Political Review (IPR) tentang kinerja para menteri kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada satu tahun pemerintahan.

Hasil survei menunjukkan secara umum kinerja para menteri masih berada di bawah 50%. Sementara untuk kinerja Jaksa Agung ST Burhanuddin berada di urutan keempat dengan 44,0% atau cukup memuaskan.

Sedangkan untuk peringkat teratas kinerja di survei ini, yakni Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang meraih 45,2%, kemudian Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi 44,9%, serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali 44,8%.

Urutan berikutnya, setelah Jaksa Agung ST Burhanuddin, antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD 43,7 %, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian 43,0%, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono 42,8%, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita 42,5%, dan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto 42,0%.

Sementara itu, menurut survei, menteri yang paling kecil mendapatkan kepuasan publik terkait kinerja ialah Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati 34,8%, Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro 34,5%, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 34,0%, Sekretaris Kabinet Pramono Anung 33,6%, dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah 33,3%.

Survei dilakukan di 34 provinsi yang ada di Indonesia dan menggunakan Metode Multistage Random Sampling. Wawancara dilakukan pada 1-10 Oktober 2020 dengan cara telesurvei, yakni responden diwawancara melalui kontak telepon menggunakan kuesioner. Adapun jumlah responden yakni sebanyak 1.000 responden dengan margin of error kurang lebih 3,1% pada tingkat kepercayaan 95%.

Survei ini bermaksud mengukur 2 hal isu utama, yakni mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dan mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja para menteri Jokowi- Ma’ruf Amin.

Terkait kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, hasil survei IPR membuktikan bahwa sebanyak 43,7% (gabungan sangat puas + puas) publik. mengatakan puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Sementara 51,3% (gabungan tidak puas + sangat tidak puas) mengatakan tidak puas. Sisanya 5,0% mengaku tidak tahu atau tidak jawab.

206