Home Ekonomi Indeks Kebijakan UMKM Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Indeks Kebijakan UMKM Indonesia Tertinggi di Asia Tenggara

Jakarta, Gatra.com – Anggota Dewan Pertimbangan Asoasi Pengusaha Indonesia (API), Franky Sibarani, mengatakan, Indeks Kebijakan UMKM Indonesia masih tertinggal dari sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara.

Franky dalam webbinar Series 82 Tahun Sinar Mas bertema "Inovasi UMKM Tetap Berjaya di Tengah Pandemi", Kamis (12/11), menyampaikan, indeks tersebut menunjukkan pentingnya penanganan terpadu dari pemerintah, berikut pendampingan intensif.

Dengan jumlah petani mencapai 33 juta orang, berikut UMKM sebanyk 64 juta, Franky menyarankan ketersediaan insentif bagi para pihak, seperti dunia usaha atau perguruan tinggi yang berkomitmen melakukan pendampingan atau mengakselarasi.

Ia mengambil contoh kemitraan dalam rantai bisnis antara perusahaan dengan para petani kelapa sawit yang skalanya besar, berlangsung lama dan berhasil baik, hingga direplikasi oleh sektor pangan lainnya.

"Mereka terkendala pada sisi permodalan, pengetahuan, dukungan teknologi, serta akses pasar. Kehadiran UU Cipta Kerja yang memberikan kemudahan berusaha, dapat menjadi karpet merah bagi UMKM untuk berjaya," ujarnya.

Sementara itu, Kaesang Pangarep, pendiri akselarator UMKM, GK Hebat menduga rendahnya angka kewirausahaan di Indonesia karena sulitnya akses pendanaan. Berdasarkan pengalamannya, ia menyarankan para calon pengusaha muda mengeksplorasi setiap bidang maupun celah bisnis yang ada, hingga di masa 10 hingga 15 tahun mendatang benar-benar dapat mengetahui, kemudian menetapkan fokus pada bidang usaha yang diminati.

164