Home Politik Jelang Pilkada: Logistik Kurang, Ratusan Surat Suara Rusak

Jelang Pilkada: Logistik Kurang, Ratusan Surat Suara Rusak

Pemalang, Gatra.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah masih kekurangan logistik pilkada yang akan digelar sepekan lagi. Ratusan surat suara juga ditemukan rusak.

Anggota KPU Pemalang Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Agus Setiyanto mengungkapkan, pihaknya masih menunggu logistik untuk tahapan pemungutan suara berupa thermo gun.

"Logistik lainnya seperti masker, tempat cuci tangan sudah kami distribusikan sejak minggu ini. Tapi logistik APD berupa thermo gun belum ada," kata Agus kepada Gatra.com, Rabu (2/12).

Menurut Agus, pengadaan pendeteksi suhu badan dilakukan oleh KPU pusat. Sedangkan jumlah yang dibutuhkan mencapai 3.148 buah sesuai jumlah TPS.

Keberadaan alat pemeriksa suhu tubuh tersebut penting dalam tahapan pemungutan suara di TPS untuk penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Pengadaannya dari KPU pusat semua. Jadi kami hanya bisa menunggu. Informasinya hari ini dikirim," kata Agus.

Selain thermo gun, Agus menyebut logistik lainnya yang juga belum diterima yakni kertas plano untuk mencatat hasil penghitungan suara. Hal ini membuat pendistribusian logistik menjadi sedikit terhambat.

"Pendistribusiannya harus bareng dengan kotak suara. Sehingga kotak suara beserta isinya belum bisa didistribuskan karena masih menunggu kertas plano tersebut," ujarnya.

Agus mengatakan, seluruh logistik untuk tahapan pemungutan suara ditargetkan sudah sampai di tingkat Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada H-1 pencoblosan.

"Selain menunggu logistik yang belum ada, kami juga mengantisipasi musim hujan. Jangan sampai logistik yang ada di gudang terkena banjir," imbuhnya.

Agus juga mengungkapkan adanya surat suara yang kondisinya rusak setelah dilakukan penyortiran dan pelipatan sehingga tidak bisa digunakan. Jumlahnya menurutnya tidak signifikan.

"Dari 1.137.900 surat suara yang kami terima ditambah 2,5 persen cadangan, ada 610 surat suara yang rusak," ujarnya.

Meski masih ada kendala dalam pendistribusian logistik, Agus memastikan kesiapan pelaksanaan pilkada. Simulasi tahapan pemungutan suara dengan protokol kesehatan ketat juga sudah dilakukan.

"Simulasi dan sosialisasi sudah kami lakukan. Kami rasa petugas di TPS paham bagaimana pelaksanaannya nanti," ujarnya.

Pilkada Kabupaten Pemalang diikuti tiga calon bupati dan wakil bupati. Adapun jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 1.106.017 orang. Mereka terkenal di 14 kecamatan, 222 desa / kelurahan dan 3.148 TPS.

99

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR