Home Info Satgas Covid-19 Awas! Hajatan Bisa Jadi Klaster Covid-19 Tak Terdeteksi

Awas! Hajatan Bisa Jadi Klaster Covid-19 Tak Terdeteksi

Gatra.com, Cilacap – Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah meminta agar masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan saat menggelar atau menghadiri hajatan yang kini sudah diperbolehkan. Pasalnya, hajatan bisa menjadi klaster yang tak terdeteksi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi mengatakan sejauh ini memang belum terdeteksi adanya penularan Covid-19 di hajatan. Namun, itu tidak berarti hajatan tak berisiko penularan Covid-19. “Sangat mungkin sudah. Tetapi, sulit dideteksi karena transmisi lokalnya sudah sangat tinggi,” katanya.

Oleh sebab itu, kata Pramesti, langkah pencegahan harus dilakukan. Yakni dengan tata laksana hajatan, sebagaimana yang sudah ditentukan oleh Satgas Covid-19.

Penyelenggara harus memastikan hajatan mematuhi protokol pencegahan Covid-19. Di antaranya, dengan menyiapkan tempat cuci tangan, disiinfeksi secara berkala, menggunakan masker, dan membatasi jumlah pengunjung. “Ada penjadwalan tamu, pembatasan jumlah undangan, tidak makan di tempat hajatan, dan harus mematuhi 3M,” ucapnya.

Dia juga mengungkapan, kasus Covid-19 di Cilacap didominasi oleh klaster keluarga. Adapun sumber penularannya sulit dideteksi. Interaksi lokal dan ketidakpatuhan masyarakat terhadap 3M disinyalir menjadi penyebab utama. “Masih banyak orang kumpul-kumpul tidak jaga jarak, tidak rajin cuci tangan dan tidak bermasker,” tandasnya.

Sementara, berdasar mengutip laman corona.cilacapkab.go.id, jumlah kasus Covid-19 di Cilacap per Jumat (4/12) mencapai 2.238. Dari jumlah ini, sebanyak 1.459 orang sembuh dan 63 orang meninggal dunia. Pasien Covid-19 yang kini menjalani perawatan mencapai 716 orang.

1276

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR