Home Milenial Kemendikbud Data Sekolah Rusak Akibat Gempa Mamuju-Majene

Kemendikbud Data Sekolah Rusak Akibat Gempa Mamuju-Majene

Jakarta, Gatra.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menurunkan tim guna merespon gempa berkekuatan cukup besar mengguncang Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat dini hari (15/1) lalu. Tim Kemendikbud tersebut nantinya diperuntukkan dalam membantu satuan pendidikan pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik yang terkena dampak gempa.

Pelaksana tugas (plt.) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat, Hendarman menerangkan, pihaknya saat ini telah membuka posko di dua lokasi, yakni Balai Pengembangan PAUD dan Pendidikan Masyarakat (BP PAUDDIKMAS) di Kabupaten Mamuju dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di Kabupaten Majene. Diketahui sebanyak 10 sekolah di Kabupaten Majene, 14 sekolah di Kabupaten Mamuju, serta 3 sekolah di Kabupaten Mamasa terdampak gempa dengan kondisi sekolah rusak berat, sedang, dan ringan. 

Baca Juga: Pertamina Pastikan Stok BBM Majene dan Mamuju Mencukupi

“Tim Kemendikbud saat ini masih akan terus melakukan pendataan sekolah yang terdampak gempa,” ujar Hendarman kepada wartawan, Mingu (17/1).

Di Kabupaten Mamuju, tercatat lima sekolah dengan kondisi kerusakan kategori ringan. Sekolah tersebut di antarnya SDN Inp. Tajimane, SDN 2 Tapalang, SDN Serang, SDN Taan Galung, dan SMPN 3 Mamuju. Sedangkan tiga sekolah dengan kondisi kerusakan kategori sedang, yakni SDN Inp. Kasambang, SMPN 2 Tapalang, dan SMAN 2 Tapalang. Sekolah dalam kondisi rusak berat yakni SMKN 1 Rangas, SMPN 2 Mamuju, TK Pembina Terpadu, TK Alquba Kasiwa, TK Aisyah Axuri, dan TK Anggrek Pampioang.

Sementara itu, di Kabupaten Majene terdapat lima sekolah dengan kondisi kerusakan kategori berat antara lain TK Pertiwi Malunda, SDN 18 Inp. Banua, SDN 004 Mekatta, SMKS Bunga Bangsa, dan SMKN 6 Majene. Dua sekolah dengan kerusakan kategori sedang adalah SDN 009 Sasende dan SDN 12 Inpres Pettabeang. Tiga sekolah dengan kerusakan kategori ringan antara lain SDN 16 Tanisi, SMP 1 Malunda, dan SMAN 1 Malunda. 

Baca Juga: Sempat Terputus, Jalur Darat Mamuju-Majene Kembali Pulih

Sedangkan Kabupaten Mamasa terdapat tiga sekolah dengan kondisi kerusakan kategori ringan, yakni SDN 008 Pangandaran, SDN 10 Baruru, dan SMPN 4 Aralle.

“Kerusakan kategori berat akibat gempa antara lain bangunan sekolah dan dinding sebagian besar roboh. Sementara itu, untuk kategori sedang antara lain plafon sekolah jebol, atap roboh, ada beberapa dinding roboh dan retak sebagian. Untuk kategori ringan, plafon sekolah jebol, dinding retak, dan pagar roboh,” jelas Hendarman.

Lebih lanjut, Kemendikbud melalui LPMP dan BP PAUDDIKMAS Provinsi Sulawesi Barat juga telah turun ke lapangan untuk memberikan bantuan darurat kebutuhan pokok bagi para korban diantaranya makanan, pakaian, tenda darurat, dan peralatan belajar. 
 

472