Home Ekonomi Ekspor Produk Non Migas Tahun 2020 Capai $155 Miliar

Ekspor Produk Non Migas Tahun 2020 Capai $155 Miliar

Jakarta, Gatra.com - Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi mengatakan ekspor produk non migas Indonesia pada tahun 2020 mencapai US$155 miliar. 

Meski mengalami penurunan sekitar 0,58% dari tahun 2019, kinerja ekspor ini masih dinilai cukup kuat lantaran adanya pandemi Covid-19.

“Ekspor dari non migas kita terkoreksi hanya 0,58% dari tahun 2019 yang jumlahnya mencapai US $155,9 miliar. Dengan semua kejadian PSBB dan pandemi, kita merasa bahwa angka US $155 miliar dengan koreksi yang tidak sampai 0,6% ini menunjukkan kekuatan dari pada ekspor kita,” katanya dalam Konferensi Pers Trade Outlook 2021 secara virtual, Jumat (29/1).

Lutfi menambahkan, terdapat 10 negara tujuan ekspor terbesar dengan persentase sebesar 66,19% dari total ekspor Indonesia. Adapun negara-negara tujuan ekspor ini yakni Cina, Amerika Serikat, Jepang, India, Singapura, Malaysia, Filipina, Korea Selatan, Vietnam, dan Thailand.

Dikatakan bahwa Cina menjadi negara tujuan ekspor peringkat pertama dengan nilai US $29,93 miliar atau setara 18,3%. Meskipun, nilai impor dari Cina juga cukup besar mencapai US $39,35 miliar. Sehingga, neraca perdagangan Indonesia dengan Cina mengalami defisit sebesar US $9,42 miliar.

“Pada saat yang bersamaan, kepada Amerika Serikat, kita mengekspor US $18,62 miliar atau 11,4% dari total ekspor non migas kita. Dengan impor US $7,49 miliar, menyebabkan kita mendapatkan surplus US $11,13 miliar,” jelas Lutfi.

Selanjutnya, Jepang dengan nilai ekspor US $12,88 miliar (7,89%) dan impor US $10,63 miliar memberikan surplus sebesar US $2,25 miliar. India dengan nilai eskpor US $10,2 miliar (6,25%) dan impor US $3,73 miliar juga memberikan surplus sebesar US $6,47 miliar.
Kemudian diikuti Singapura dengan nilai ekspor US $8,53 miliar (5,23%) dan impor US $8,12 miliar memberikan surplus yang cukup rendah sekitar US $420 juta. 

Selain itu, Malaysia (US $6,99 miliar) surplus US $2,71 miliar, Filipina (US $5,85 miliar) surplus US $5,26 miliar, Korea Selatan (US $5,61 miliar) defisit US $850 juta,Vietnam (US $4,93 miliar) surplus US $1,81 miliar, dan Thailand (US $4,54 miliar) defisit US $1,91 miliar.

138

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR