Home Info Satgas Covid-19 PMI Cilacap Assesment Donor Plasma Konvalesen di 2 Ponpes

PMI Cilacap Assesment Donor Plasma Konvalesen di 2 Ponpes

Cilacap, Gatra.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Cilacap melakukan assesment donor plasma konvalesen dari penyintas Covid-19 di dua pesantren di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap. Dua pesantren tersebut yakni, Ponpes El Bayan dan Ponpes Miftahul Huda atau Ponpes Cigaru 1.

Di kedua pesantren ini, terdapat 600 lebih penyintas Covid-19. Masing-masing 497 penyintas Covid-19 di Ponpes El Bayan, Padangsari dan 108 penyintas Covid-19 di Ponpes Miftahul Huda, Cigaru.

Bagian Umum PMI Cilacap, Sony Kristanto mengatakan kebutuhan plasma konvalesen di Cilacap semakin tinggi. Sementara, jumlah penyintas Covid-19 yang mendonorkan darahnya sangat terbatas. Dari jumlah terbatas itu sendiri, masih ada prasyarat lain yang ketat. Karenanya, PMI menggalang donor plasma konvalesen, termasuk di pesantren yang yang sebelumnya menjadi klaster tertutup Covid-19.

“Nah itu kita susahnya itu nyarinya itu. Pertama harus kena Covid-19 dulu. Yang kedua, setelah kena Covid-19 sudah sembuh. Jadi setelah sembuh, masih ada syarat-syarat lainnya. Nah seperti itu yang membuat jadi kendala bagi kita,” katanya, saat bertemu dengan pengasuh Ponpes Miftahul Huda, KH Mazin al Hajar, dalam keterangan tertulisnya, Rabu malam (3/2).

Sony mengemukakan, selain prasyarat donor darah biasa, yang menjadi kendala untuk donor plasma adalah pertama bahwa penyintas harus melalui skrining jumlah antibodi di dalam darahnya. Pendonor diutamakan laki-laki, jika perempuan maka dia harus belum pernah melahirkan.

Kendala lainnya, berbeda dari donor darah biasa yang bisa dilakukan di mana saja, donor plasma hanya bisa dilakukan di kantor pusat PMI Cilacap, karena keterbatasan alat dan alat penyimpanan donor plasma yang memastikan temperatur di bawah enam derajat Celsius.

“Donor darah biasa bisa diambil luar PMI. Tapi kalau donor plasma hanya bisa dilakukan di PMI. Karena keterbatasan alatnya, sama memastikan temperatur darah plasma,” jelasnya.

Sony Kristanto mengapresiasi dua pondok pesantren yang bersedia mendonorkan plasma konvalesen dari santrinya. Ini adalah langkah penting membangun kesadaran bersama untuk saling mendukung agar Indonesia segera lepas dari pandemi Covid-19. Dia berharap langkah dua ponpes tersebut akan diikuti oleh banyak penyintas lain di seluruh Cilacap maupun Indonesia.

Rencananya, PMI akan melakukan skrining di Ponpes El Bayan pada Jumat (5/2/2021). Sedangkan di Ponpes Miftahul Huda Skrining dan pengambilan sampel baru bisa dilakukan setelah 1 Maret 2021, karena santri sedang diliburkan.

269